VOXPOPULI.CO.ID – Sebanyak 21 klub atau sekolah dasar (SD) se-Kecamatan Kuningan ambil bagian dalam Kid Futsal League Seri 1 Tahun 2026. Ajang tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus pencarian bibit potensial olahraga futsal di tingkat sekolah dasar.

Camat Kuningan Deni Hamdani menyambut baik pelaksanaan kompetisi yang digelar Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Kuningan dengan dukungan pengurus KKGO Kabupaten Kuningan tersebut.

Menurut Deni, kompetisi futsal tingkat SD dapat menjadi salah satu sarana untuk menemukan potensi atlet muda, selain melalui ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

“Di samping menjadi ajang silaturahmi, ini juga menjadi ajang untuk mencari potensi-potensi anak. Selain melalui O2SN, melalui event ini juga bisa mencari potensi anak dalam cabang olahraga futsal,” ujar Deni ditemui di Abah Madja Futsal, Sabtu (08/08).

Ia berharap para pemain yang menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi tersebut nantinya dapat menjadi wakil Kecamatan Kuningan pada ajang olahraga tingkat Kabupaten Kuningan maupun Provinsi Jawa Barat.

Deni juga mendorong panitia melakukan evaluasi dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar penyelenggaraan kompetisi ke depan dapat berjalan lebih optimal.

“Karena ini baru pertama kali, panitia bisa lebih koordinasi dan melibatkan seluruh stakeholder agar beban saat menyelenggarakan kegiatan ini tidak terlalu berat,” katanya.

Lebih jauh, Deni berharap Kid Futsal League dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan. Ia juga mendorong semakin banyak sekolah dasar di Kecamatan Kuningan yang berpartisipasi.

Dari total 56 SD yang berada di Kecamatan Kuningan, baru sekitar separuh yang mengikuti kompetisi tersebut.

“Ke depan dimaksimalkan lagi untuk tahun yang akan datang dan ini menjadi agenda tahunan. Sekolah-sekolah SD lainnya terutama yang ada di Kecamatan Kuningan, 56 SD, baru diikuti oleh 50 persen. Mudah-mudahan bisa berpartisipasi di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Menurut Deni, keterlibatan sekolah dalam berbagai kegiatan olahraga dan pencapaian prestasi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun potensi sekaligus citra positif sekolah.

Ia menilai sekolah perlu terus menggali potensi peserta didik dan menjadikan prestasi sebagai bagian dari penguatan identitas sekolah di tengah persaingan pendidikan.

“Sekolah harus memiliki potensi, sekolah harus melakukan branding media promosi sekolahnya itu sendiri agar menjadi satu pilihan orang tua dalam menyekolahkan anak didiknya, didasari banyaknya potensi-potensi dan prestasi yang didapat oleh pihak sekolah,” pungkasnya.

Pelaksanaan Kid Futsal League Seri 1 Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi semata, tetapi berkembang menjadi ruang pembinaan olahraga usia dini yang berkelanjutan di Kecamatan Kuningan.***