KUNINGAN, (VOX) – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan kini memasuki tahap akhir. Tiga pejabat yang masuk dalam tiga besar hasil seleksi manajemen talenta ASN yang duluan telah bocor ke publik diketahui telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2024 ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan data resmi dari laman elhkpn.kpk.go.id, ketiganya telah menyampaikan laporan kekayaan secara periodik dan berstatus verifikasi administrasi lengkap. Mereka adalah Deni Hamdani, U. Kusmana dan Wahyu Hidayah.

Ketiga pejabat tersebut saat ini sama-sama menjabat posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, dan menjadi kandidat utama dalam seleksi jabatan Sekda yang diselenggarakan tahun 2025.


Deni Hamdani Paling Kaya, Total Harta Rp 2,94 Miliar

Pejabat pertama yang tercatat melapor adalah Deni Hamdani, yang kini menjabat Sekretaris DPRD Kabupaten Kuningan. Berdasarkan dokumen yang diunggah pada 6 Maret 2025, Deni memiliki total kekayaan sebesar Rp 2.947.296.718.

Rinciannya, harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 1,63 miliar tersebar di wilayah Kabupaten Kuningan. Sebagian berasal dari warisan dan sebagian hasil sendiri.

Selain itu, Deni memiliki empat kendaraan roda empat, yakni Toyota Fortuner VRZ tahun 2018, Honda Jazz 2014, MG5 Sedan 2023, dan Honda CRV 2013, dengan total nilai Rp 1,15 miliar.

Ia juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 118 juta dan kas serta setara kas Rp 367 juta. Setelah dikurangi hutang Rp 328 juta, total kekayaan bersih Deni mencapai Rp 2,94 miliar.


U. Kusmana Miliki Empat Kendaraan dan Tanah Rp 1,6 Miliar

Calon kedua, U. Kusmana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, melaporkan kekayaan sebesar Rp 1.910.766.199 dalam LHKPN yang disampaikan pada 12 Maret 2025.

Kekayaan terbesar berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp 1,64 miliar yang seluruhnya hasil sendiri dan berlokasi di wilayah Kabupaten Kuningan.

Untuk alat transportasi dan mesin, U. Kusmana tercatat memiliki empat kendaraan dengan total nilai Rp 899 juta, terdiri dari Mitsubishi Pajero 2019, Honda HR-V 2024, Yamaha XMAX 2021, dan Yamaha NMAX 2016.

Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 159 juta serta kas dan setara kas Rp 80 juta. Setelah dikurangi hutang Rp 873 juta, kekayaan bersih U. Kusmana mencapai Rp 1,91 miliar.


Wahyu Hidayah Laporkan Kekayaan Rp 1,35 Miliar

Sementara itu, Wahyu Hidayah, yang saat ini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan merangkap PJ Sekda Kuningan, tercatat melaporkan total kekayaan sebesar Rp 1.352.096.233 pada 23 Maret 2025.

Dalam laporannya, Wahyu memiliki tanah dan bangunan dengan nilai Rp 2,3 miliar yang sebagian berasal dari hibah dan warisan, berlokasi di Kuningan dan Brebes.

Ia juga memiliki satu unit motor Yamaha BEJ tahun 2022 senilai Rp 10 juta, serta harta bergerak lainnya Rp 145 juta dan kas serta setara kas Rp 73 juta.

Dengan total aset Rp 2,99 miliar dan hutang sebesar Rp 1,64 miliar, total kekayaan bersih Wahyu tercatat Rp 1,35 miliar

Ketiga pejabat ini dinyatakan telah diverifikasi administrasi secara lengkap oleh KPK. Laporan mereka diterbitkan secara otomatis melalui sistem e-LHKPN dan dapat diakses publik.

Pelaporan kekayaan penyelenggara negara menjadi salah satu bentuk komitmen keterbukaan dan integritas ASN dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN.

Publik menilai, keterbukaan ini menjadi bagian penting dalam proses seleksi Sekda, di mana masyarakat berharap figur yang terpilih tidak hanya berpengalaman, tetapi juga transparan dan berintegritas dalam mengelola keuangan pribadi maupun publik. Kini tinggal menunggu hasil penilaian Bupati Kuningan untuk menentukan Sekda Definitif Kuningan.***