KUNINGAN, (VOX) – Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri dalam kondisi aman. Pemantauan dilakukan secara intensif untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasar.

Pemkab Kuningan juga menggelar gerakan pangan murah dan operasi pasar murah di berbagai wilayah guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Bupati Kuningan mengatakan program tersebut digelar di sejumlah wilayah yang dianggap rawan mengalami kenaikan harga.

“Kita sekarang ada gerakan pangan murah dan operasi pasar murah yang tersebar di berbagai daerah,” kata dia.

Menurutnya, kegiatan tersebut akan terus digelar hingga menjelang Lebaran untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar.
Berdasarkan hasil pemantauan pemerintah daerah, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Namun kenaikan tersebut masih berada dalam batas yang dinilai wajar.
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah daging sapi.

“Yang paling tinggi daging sapi, dari sekitar Rp120.000 menjadi Rp140.000 per kilogram,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah daerah menilai harga tersebut masih relatif stabil jika dibandingkan dengan daerah lain.
Selain harga, pemerintah juga memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga, termasuk beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Untuk ketersediaan beras alhamdulillah masih aman. Ada sekitar 20 ton setiap hari, gas LPG juga aman terkontrol” tutupnya, Senin (09/03).

Pemerintah daerah juga membentuk tim khusus untuk memantau pergerakan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar agar dapat segera mengambil langkah jika terjadi lonjakan harga menjelang Lebaran.***