
VOXPOPULI.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar menggelar Sosialisasi Program Pengembangan Sekolah Berbasis Potensi dan Citra Sekolah Dasar (PESONA SD) di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut diikuti ratusan kepala sekolah dasar dari seluruh wilayah Kabupaten Kuningan sebagai langkah awal implementasi program penguatan mutu pendidikan pada jenjang sekolah dasar.
Program PESONA SD diluncurkan sebagai upaya menjawab berbagai tantangan yang masih dihadapi sekolah dasar di Kabupaten Kuningan. Di antaranya belum optimalnya pemetaan potensi dan keunggulan setiap sekolah, belum tersusunnya konsep branding sekolah yang terarah dan berkelanjutan, serta masih rendahnya kemampuan sekolah dalam menampilkan identitas dan karakteristik yang menjadi ciri khas masing-masing.
Selain itu, budaya pelayanan sekolah sebagai bagian dari pembentukan citra positif juga dinilai belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada masih adanya kesenjangan persepsi masyarakat terhadap kualitas sejumlah sekolah dasar.
Sebagian masyarakat masih menilai mutu sekolah berdasarkan faktor lokasi, jumlah peserta didik, maupun persepsi lama yang berkembang di lingkungan sekitar. Akibatnya, beberapa sekolah mengalami rendahnya minat masyarakat, terbatasnya partisipasi orang tua, hingga belum tumbuhnya rasa bangga warga sekolah terhadap institusinya.
Apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, dampaknya dapat mengurangi daya saing sekolah dasar, memperlebar kesenjangan kepercayaan masyarakat terhadap satuan pendidikan, serta menghambat upaya peningkatan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Kuningan.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Surya, mengatakan Program PESONA SD dirancang untuk melahirkan model pengembangan sekolah yang mampu memetakan potensi dan keunggulan setiap satuan pendidikan, menguatkan identitas dan karakter sekolah, membangun budaya positif, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah dasar.
“PESONA SD merupakan langkah strategis dalam mendorong transformasi sekolah dasar agar lebih adaptif, berkarakter, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Setiap sekolah memiliki potensi yang berbeda dan keunggulan yang dapat dikembangkan menjadi identitas yang membanggakan. Melalui program ini, kami ingin setiap sekolah mampu mengenali, mengembangkan, dan menampilkan keunggulannya sehingga menjadi pilihan utama masyarakat,” ujar Surya.
Ia menegaskan, pengembangan sekolah berbasis potensi dan citra tidak hanya berfokus pada aspek fisik maupun promosi sekolah. Program tersebut juga menitikberatkan pada pembentukan budaya sekolah yang positif, peningkatan kualitas pelayanan, penguatan karakter warga sekolah, serta inovasi yang berkelanjutan.
“Dengan demikian, setiap sekolah diharapkan memiliki daya saing yang sehat sekaligus mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” tambahnya.
Melalui sosialisasi ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan mengajak seluruh kepala sekolah untuk berkomitmen mengimplementasikan Program PESONA SD secara konsisten sesuai dengan karakteristik dan potensi yang dimiliki masing-masing sekolah.
Sinergi antara sekolah, pemerintah, orang tua, dan masyarakat diharapkan mampu membangun ekosistem pendidikan dasar yang unggul, berkarakter, inovatif, serta semakin dipercaya masyarakat.
Program PESONA SD diharapkan menjadi salah satu inovasi strategis Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memperkuat kualitas pendidikan dasar sekaligus mewujudkan sekolah-sekolah yang memiliki identitas kuat, citra positif, serta mampu mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.***












Tinggalkan Balasan