KUNINGAN, (VOX) – Pelayanan di RSUD Linggajati Kuningan menjadi sorotan dalam kegiatan Konsultasi Publik Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) yang digelar di Aula RSUD Linggajati, Rabu (13/5/2026). Forum tersebut menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan hingga evaluasi terkait pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kuningan menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah dalam mendukung visi “Kuningan Melesat”. Ia menilai rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pengobatan, tetapi juga menjadi wajah pelayanan publik yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat.

“RSUD Linggajati memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan yang harus terus bertransformasi menjadi rumah sakit yang maju, mandiri dan modern,” ujar Bupati Kuningan.

Bupati juga menyinggung sejumlah persoalan yang masih kerap dikeluhkan masyarakat. Mulai dari lamanya waktu tunggu pasien, ketersediaan obat, hingga pentingnya sikap ramah dan komunikasi yang baik dari tenaga kesehatan kepada pasien maupun keluarga pasien.

Menurutnya, forum konsultasi publik tersebut harus dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi yang terbuka dan jujur, bukan sekadar agenda formalitas tahunan. Pemerintah daerah ingin seluruh masukan masyarakat benar-benar menjadi bahan pembenahan pelayanan di RSUD Linggajati.

“Forum ini menjadi jembatan untuk menyerap kritik, aspirasi dan masukan masyarakat demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Selain itu, Bupati meminta seluruh pihak terkait seperti camat, kepala puskesmas hingga tokoh masyarakat untuk ikut memperkuat koordinasi pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing. Ia juga meminta agar informasi yang diterima masyarakat terkait layanan rumah sakit dapat tersampaikan dengan benar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Dalam arahannya, Bupati turut mendorong RSUD Linggajati agar terus melakukan inovasi, terutama dalam pengembangan layanan digital serta peningkatan hospitality atau keramahan petugas kesehatan kepada masyarakat.

“Rumah sakit bukan hanya tempat mengobati fisik yang sakit, tetapi juga tempat memberikan ketenangan jiwa melalui senyum, sapa, dan pelayanan yang santun,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mendukung pembenahan pelayanan RSUD Linggajati agar menjadi rumah sakit pilihan sekaligus kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan.***