VOXPOPULI.CO.ID – Upaya menekan angka perokok usia remaja terus menjadi perhatian berbagai pihak. Melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Generasi Sehat Tanpa Asap Rokok (GSTAR), mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) melaksanakan edukasi kesehatan di SMPN 2 Sindangagung, Senin (8/6/2026).

Program tersebut hadir sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya rokok sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bebas asap rokok. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, pihak sekolah, Puskesmas Sindangagung, serta unsur pemerintahan kecamatan.

Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa remaja tingkat sekolah menengah pertama merupakan kelompok yang rentan terpengaruh perilaku merokok akibat berbagai faktor, mulai dari lingkungan pergaulan, media, hingga kurangnya pemahaman mengenai dampak kesehatan yang ditimbulkan.

Melalui GSTAR, mahasiswa menghadirkan sejumlah media edukasi inovatif agar pesan kesehatan lebih mudah diterima siswa. Edukasi tersebut dikemas melalui kampanye BATAS (Banner Anti Asap Rokok), KARTUN SEHAT, PINTER Rokok, serta LENTERA yang berisi materi edukatif mengenai bahaya merokok dan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat.

Selain penyuluhan, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung oleh BLUD UPTD Puskesmas Sindangagung. Pemeriksaan meliputi skrining kadar karbon monoksida (CO) pada paru-paru, pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, pengukuran tinggi dan berat badan, serta lingkar perut.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat UBHI, Dr. Mamlukah, S.K.M., M.Kes., Kepala BLUD UPTD Puskesmas Sindangagung dr. Sri Widawati, Kepala SMPN 2 Sindangagung Efendi, S.Pd., M.M., serta Camat Sindangagung Devi Ardeni, S.TP., M.Si. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya sinergi dalam membangun budaya hidup sehat di kalangan pelajar.

Kepala SMPN 2 Sindangagung, Efendi, menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus berlanjut.

“Semoga dampak positif dari kegiatan ini dapat terus berkelanjutan di sekolah kami sehingga mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas asap rokok. Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk kemajuan dan kesehatan siswa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BLUD UPTD Puskesmas Sindangagung, dr. Sri Widawati, menyebutkan bahwa hasil skrining karbon monoksida menunjukkan sebagian besar siswa berada pada kategori aman dari paparan asap rokok.

“Selain pemeriksaan kesehatan gratis, kami melakukan skrining CO Analyzer. Hasilnya sebagian besar siswa berada pada kategori hijau atau aman dari paparan asap rokok, dengan nilai tertinggi yang masih tergolong rendah,” katanya.

Ia berharap kerja sama antara sekolah dan fasilitas kesehatan dapat terus diperluas melalui berbagai program skrining kesehatan lainnya.
Apresiasi juga disampaikan Camat Sindangagung, Devi Ardeni. Menurutnya, inisiatif mahasiswa pascasarjana tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam membangun kesadaran hidup sehat sejak usia dini.

“Kami mengapresiasi mahasiswa S2 UBHI yang telah menggagas kegiatan ini. Semoga menjadi inspirasi bagi sekolah lain di wilayah Kecamatan Sindangagung,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, seluruh pemangku kepentingan yang hadir menandatangani komitmen bersama untuk mendukung penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan pendidikan. Komitmen tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kuningan yang mengatur pengawasan dan pengendalian kawasan tanpa rokok melalui Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2021.

Pada kesempatan yang sama, SMPN 2 Sindangagung juga menerima penghargaan sebagai sekolah pelopor bebas asap rokok. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya hidup sehat serta menjadi contoh bagi sekolah lain di Kabupaten Kuningan.

Program GSTAR menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dapat menghadirkan solusi nyata dalam mencegah perilaku merokok pada remaja serta menciptakan generasi yang lebih sehat di masa depan. Informasi mengenai Universitas Bhakti Husada Indonesia dapat diakses melalui ubhi.ac.id.***