
KUNINGAN,(VOX) – Jembatan layang ikonik yang menjadi penghubung antara Masjid Syiarul Islam dengan Taman Kota Kuningan kini kondisinya memprihatinkan. Sejumlah bagian lantai jembatan terlihat sudah keropos akibat karat dan tampak sangat tipis sehingga membuat pengunjung merasa khawatir saat melintas.
Pantauan di lokasi, beberapa titik pada lantai jembatan terlihat mengalami korosi cukup parah. Kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat yang datang untuk beraktivitas maupun bersantai di kawasan Taman Kota Kuningan.
Asep Gondrong, warga Kelurahan Cigugur yang sedang bermain di Taman Kota Kuningan, mengaku khawatir dengan kondisi jembatan tersebut. Ia meminta pengunjung lebih berhati-hati saat melintas, terutama bagi pengunjung dengan bobot tubuh berat.
“Hati-hati terutama pengunjung yang berbobot, khawatir amblas,” ujar Asep kepada vox, Jumat (29/05).
Jembatan layang tersebut diketahui menjadi salah satu ikon hasil proyek revitalisasi Alun-Alun Kuningan yang diresmikan Gubernur Jawa Barat saat itu, Ridwan Kamil. Selain menjadi penghubung kawasan masjid dan taman kota, jembatan itu juga kerap dijadikan lokasi swafoto oleh pengunjung.

Proyek revitalisasi Alun-Alun Kuningan sendiri menghabiskan anggaran sekitar Rp25 miliar. Pengerjaannya berlangsung selama dua tahun, termasuk renovasi Masjid Syiarul Islam dan penataan taman relief di kawasan pusat kota Kuningan.
Asep berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap kondisi jembatan tersebut demi keamanan dan keselamatan pengunjung, terlebih kawasan Alun-Alun Kuningan menjadi salah satu pusat keramaian warga setiap harinya.
“Mudah mudahan segera ada perhatian dari pemerintah setempat, khawatir memakan korban.” pungkasnya












Tinggalkan Balasan