KUNINGAN, (VOX) – Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Dusun Wage, Desa Bayuning, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, pada Minggu (22/3/2026) dini hari, atau sehari setelah perayaan Idul Fitri.

Rumah milik Ibu Sunimah (75) dilaporkan hangus terbakar tanpa sisa. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp128 juta.

Berdasarkan keterangan perangkat desa setempat, kejadian bermula sekitar pukul 00.00 WIB saat anak korban sedang memasak lontong untuk keperluan Lebaran. Namun nahas, korban diduga tertidur saat proses memasak berlangsung. Sekitar pukul 01.20 WIB, anak korban terbangun dan mendapati api sudah membesar di bagian atap rumah. Karena panik, ia segera membangunkan ibu dan anggota keluarga lainnya untuk menyelamatkan diri.

Laporan kebakaran diterima pada pukul 01.35 WIB, dan tim Damkar langsung bergerak ke lokasi. Petugas berangkat pukul 01.40 WIB, tiba pukul 01.48 WIB, dan berhasil menyelesaikan pemadaman pada pukul 02.45 WIB. Sebanyak 10 personel Damkar Regu 3 dikerahkan menggunakan 2 unit kendaraan pancar dan 1 unit rescue. Proses pemadaman juga dibantu oleh polisi, aparat desa, dan warga sekitar.

Rumah permanen berukuran 6 x 12 meter atau 72 meter persegi dilaporkan terbakar 100 persen. Korban bersama keluarganya yang berjumlah lima orang kini mengungsi ke rumah tetangga.

Kerugian materi meliputi bangunan rumah sekitar Rp108.000.000, gabah 350 kg sebesar Rp2.450.000, TV Rp2.000.000, kulkas Rp4.000.000, mesin cuci Rp1.800.000, serta perabot rumah tangga sekitar Rp10.000.000. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp128.250.000. Selain itu, dokumen penting seperti KTP, KK, dan ijazah ikut terbakar.

Petugas juga menghadapi kendala berupa akses jalan sempit sehingga kendaraan tidak bisa mendekat ke lokasi, serta kondisi pemukiman yang padat yang berpotensi membuat api merambat ke rumah lain.

Dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga berasal dari tungku atau kompor yang lupa dimatikan saat memasak lontong.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan api dan peralatan listrik di rumah, terlebih di momen Lebaran. Jika terjadi kebakaran, masyarakat dapat segera menghubungi Damkar Kuningan di (0232) 871113 atau 081322698881. Layanan ini tidak dipungut biaya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan kompor, tungku, maupun instalasi listrik di rumah. Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan ke UPT Damkar agar dapat segera ditangani,” tutup petugas dalam laporannya.***