
KUNINGAN(VOX) – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 yang dirangkaikan dengan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, di Kabupaten Kuningan. Minggu (25/01/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar NU dalam menjaga risalah Islam dan peradaban bangsa.
Acara dihadiri para kiai, ulama, ajengan, ustaz dan ustazah, serta tokoh masyarakat. Tampak hadir Muhtasyar KPNU Kabupaten Kuningan K.H. Mansyur Yunus, K.H. Raden Mahmud Silahuddin, Rois Suriah K.H. Ubaidillah, dan Khatib Suriah K.H. Aman Syamsul Falah.
Turut hadir Ketua Tanfidziyah Abah Dr. K.H. Aminuddin, Ketua MUI Kabupaten Kuningan K.H. Dodo Amrullah, Wakil Bupati Kuningan, serta unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Kuningan AKBP Ali Akbar dan Dandim Letkol Arhanud Hafda Prima Agung.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir NU ke-103 kepada seluruh pengurus dan warga NU. Ia berharap NU senantiasa istiqomah menjaga risalah Islam secara utuh serta terus berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki peran strategis dalam menjaga Islam yang moderat, toleran, dan berakar pada budaya Nusantara. Bupati juga menilai NU mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi.

Bupati Dian menyoroti tantangan global yang dihadapi saat ini, seperti polarisasi masyarakat, maraknya paham ekstremisme di media sosial, serta isu lingkungan dan perubahan iklim. Ia berharap NU terus hadir memberikan pencerahan dan solusi bagi umat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Kuningan selama 11 bulan kepemimpinannya. Ia menyebutkan persoalan tunda bayar yang terjadi selama empat tahun berhasil diselesaikan dalam enam bulan, dengan target Kuningan bebas utang pada awal 2027.
Selain itu, angka kemiskinan di Kabupaten Kuningan berhasil ditekan hingga satu digit, tingkat pengangguran menurun, serta pertumbuhan ekonomi mencapai 10,4 persen, tertinggi di Pulau Jawa.
“Capaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk peran ulama dan NU yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa,” ujar Bupati Dian
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar berharap peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-103 menjadi momentum untuk memperkuat peran NU dalam menjaga risalah Islam secara kafah serta terus memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, NU telah terbukti menjadi pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui dakwah Islam yang moderat, toleran, dan menyejukkan. NU juga diakui sebagai organisasi Muslim terbesar di Indonesia yang selama ini memberi warna kuat bagi perjalanan peradaban bangsa dan roda pemerintahan.
“NU bukan hanya besar dari sisi jumlah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa, menjaga persatuan, serta menjadi mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar Bupati Dian.***












Tinggalkan Balasan