
KUNINGAN, (VOX) – Dua organisasi ekstra kampus, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Kuningan (Uniku), melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Kuningan, Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi, S.E., M.Si, Jumat (17/10). Pertemuan di Ruang Rektorat itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh gagasan.
Audiensi membahas tiga poin utama, yaitu silaturahmi antara organisasi ekstra kampus dengan pihak universitas, sinergitas dan kolaborasi, serta keterbukaan ruang kaderisasi bagi mahasiswa di lingkungan kampus.
Ketua DPC GMNI Kuningan, Bung Amar, menegaskan bahwa langkah ini adalah awal yang baik untuk memperkuat hubungan organisasi mahasiswa dengan rektorat. Ia menyebut GMNI siap bersinergi dengan kampus, mewujudkan Merdeka Belajar, dan memastikan ruang kaderisasi mahasiswa tetap terbuka.
Sementara itu, Ketua PMII Komisariat Universitas Kuningan, Sahabat Yusuf, menyoroti pentingnya dukungan kampus terhadap proses kaderisasi. Menurutnya, dengan keterbukaan ruang pengembangan, Uniku bisa melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual, memiliki integritas moral, sekaligus peduli terhadap persoalan sosial.
Rektor Universitas Kuningan, Prof. Dikdik Harjadi, menyambut positif audiensi ini. Ia menilai organisasi ekstra kampus adalah laboratorium non-akademik penting dalam membentuk kepemimpinan mahasiswa. Pihaknya berkomitmen untuk menyediakan ruang kondusif serta mendukung kegiatan kaderisasi sepanjang sesuai dengan visi misi universitas.

Pertemuan ditutup dengan semangat kebersamaan. Harapannya, sinergitas GMNI, PMII, dan Uniku dapat menciptakan iklim akademik yang dinamis, berintegritas, dan mendukung lahirnya generasi mahasiswa yang matang secara intelektual maupun organisasi.***











Tinggalkan Balasan