KUNINGAN(VOX) – Pakar ekonomi sekaligus pendiri Institute for Development of Economics and Finance atau INDEF, Didin S. Damanhuri, menyampaikan pandangannya mengenai arah pembangunan ekonomi Indonesia yang dinilainya tengah memasuki fase baru dan lebih berkelanjutan. Ia menyebut program Makan Bergizi Gratis atau MBG sebagai pendekatan yang mencerminkan perencanaan pembangunan jangka panjang dan berbasis ilmu pengetahuan.

Menurut Didin, pembangunan nasional saat ini tidak lagi bersifat parsial, melainkan dirancang sebagai longitudinal plan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai pendekatan tersebut membuka peluang Indonesia untuk masuk ke dalam ekonomi berbasis pengetahuan secara lebih merata.

“Ini adalah situasi yang menciptakan optimisme jangka panjang. Bahwa pembangunan di Indonesia ini adalah longitudinal plan yang bisa memperbaiki Indonesia masuk pada ekonomi berbasis ilmu pengetahuan. Bukan hanya masyarakat kelas atas saja yang bisa berpartisipasi, tapi nanti seluruh penduduk akan ikut terlibat. Dampaknya raksasa,” ujarnya.

Didin juga menekankan bahwa MBG membawa semangat human resource economics, sebuah pendekatan yang telah menjadi fokus para pakar ekonomi dunia sejak awal dekade 1990-an. Ia menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada konsolidasi kebijakan dan konsistensi pelaksanaan di lapangan.

“Program ini membawa semangat human resource economics. Jika program ini berjalan secara terkonsolidasi, dampak makronya akan sangat luas. Kesenjangan antara masyarakat kelas atas dan bawah berpotensi semakin menyempit,” katanya.

Ia memandang investasi pada gizi dan kualitas manusia sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Menurutnya, pembangunan yang menempatkan manusia sebagai pusat kebijakan akan memberikan efek berlapis, mulai dari peningkatan produktivitas hingga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Pandangan tersebut memperkuat narasi bahwa MBG tidak semata program bantuan sosial, melainkan bagian dari strategi besar transformasi ekonomi Indonesia menuju masa depan yang lebih inklusif dan berdaya saing.***

“Sumber: IG: Indonesia Melaju”