KUNINGAN, (VOX) – Keterlambatan pencairan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di sejumlah daerah turut menjadi perhatian di Kabupaten Kuningan. Menanggapi hal tersebut, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPI Kabupaten Kuningan, Nissa Rahmi, memastikan bahwa pihaknya masih menunggu proses pencairan anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam wawancara yang dilakukan pada Jumat (05/06/2026), Nissa mengakui terdapat beberapa dapur yang mengalami keterlambatan pencairan dana operasional. Namun demikian, ia menyebut pada sore hari sudah mulai ada sejumlah anggaran yang masuk sehingga kondisi di lapangan masih terus dipantau.

“Iya beberapa ada telat pencairan pak, tapi sore ini banyak yang sudah masuk anggarannya,” ujar Nissa Rahmi.

Menurutnya, hingga saat ini pihak SPPI Kuningan belum dapat menyampaikan data pasti mengenai jumlah dapur yang terdampak maupun nominal anggaran yang sudah dicairkan. Hal tersebut karena proses pencairan masih berlangsung dan data terus mengalami perubahan.

“Belum karena masih proses, semuanya masih proses pencairan sampai besok pak, jadi data masih fluktuatif,” katanya.

Saat ditanya mengenai penyebab keterlambatan pencairan anggaran, Nissa menjelaskan bahwa pihak daerah telah melaksanakan seluruh mekanisme pelaporan sebagaimana prosedur yang berlaku. Adapun proses pencairan saat ini berada di tingkat pusat.

“Kalau itu memang dari BGN pusatnya pak, dari kami sudah melakukan pelaporan seperti biasanya dan tinggal menunggu pencairannya,” jelasnya.

Nissa juga mengaku belum menerima penjelasan lebih lanjut terkait kemungkinan adanya faktor efisiensi anggaran yang menyebabkan keterlambatan pencairan tersebut.

“Belum ada penjelasan lebih lanjut terkait ini pak,” ujarnya.

Meski demikian, SPPI Kuningan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pencairan dana agar operasional Program MBG di daerah tetap berjalan sesuai rencana.

Selain persoalan anggaran, Nissa juga menanggapi pertanyaan mengenai dampak pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional terhadap pelaksanaan Program MBG di daerah. Menurutnya, hingga saat ini belum ada pengaruh terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kuningan.

“Tidak ada pak, sejauh ini semua masih berjalan normal. Namun, kami tetap masih menunggu arahan lebih lanjut,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus memastikan bahwa layanan dapur MBG dan distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat di Kabupaten Kuningan masih berlangsung sebagaimana mestinya.

Dengan masih berlangsungnya proses pencairan anggaran dari pusat, SPPI Kuningan memilih menunggu data final sebelum menyampaikan jumlah pasti dapur yang terdampak maupun besaran dana yang telah dicairkan. Sementara itu, operasional Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kuningan dipastikan tetap berjalan normal.***