
VOXPOPULI.CO.ID – Camat Kuningan Deni Hamdani mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap pengelolaan sampah sejak dari rumah. Imbauan tersebut disampaikan saat menghadiri rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan di RT 11/RW 4, Lingkungan Wage, Kelurahan Purwawinangun, Minggu (16/08/2026).
Deni mengatakan, kegiatan yang digelar masyarakat menjadi salah satu bentuk kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan melalui aktivitas positif. Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan di antaranya senam massal, sepeda hias, dan jalan santai.
“Ini sebagian dari wujud kebersamaan warga masyarakat dalam rangka mengisi kemerdekaan dengan kegiatan hal-hal yang positif,” kata Deni.
Ia juga mengajak warga menjaga silaturahmi, persatuan dan kesatuan di tengah kondisi sosial yang dinilai sedang tidak baik-baik saja. Menurutnya, semangat kebersamaan harus tetap dijaga agar kondisi tersebut tidak berdampak terhadap masyarakat lapisan bawah.
Deni kemudian menyoroti persoalan sampah yang saat ini menjadi salah satu isu strategis pembangunan di Kabupaten Kuningan, terlebih setelah kebakaran terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana.

Ia menyampaikan apresiasi kepada unsur Damkar, TNI dan Polri yang masih berjibaku menangani kebakaran di lokasi tersebut. Deni berharap proses pemadaman dapat segera dituntaskan sehingga aktivitas pengelolaan dan pengangkutan sampah dapat kembali berjalan normal.
Dampak kebakaran tersebut, kata dia, turut dirasakan dalam proses pengangkutan sampah. Mobilitas armada Dinas Lingkungan Hidup menjadi terhambat sehingga sampah di sejumlah tempat pembuangan sementara berpotensi menumpuk.
“Oleh karena itu, pada kesempatan ini menyikapi kejadian tersebut dalam proses penanganan, saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk senantiasa bersama-sama melakukan tata kelola sampah yang lebih arif dan bijaksana,” ujarnya.
Deni meminta masyarakat mulai memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya. Selain itu, warga juga diminta mengurangi volume sampah yang sebenarnya tidak perlu dibuang, serta memanfaatkan kembali barang yang masih memiliki nilai guna.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar sampah tidak langsung dibuang ke tempat pembuangan sementara maupun diletakkan di pinggir jalan yang dapat mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
“Mari kita sama-sama mengelola sampah dengan baik,” tegasnya.
Deni juga mendorong setiap lingkungan secara kelembagaan membentuk bank sampah. Pengelolaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari penerapan konsep TPS 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle.
Ia menegaskan, persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengurangi dan mengelola sampah sejak dari rumah.
“Sehingga masyarakat bisa berkontribusi, tidak hanya menjadi tugas pemerintah daerah dalam penanganan sampah,” katanya.
Selain persoalan sampah, Deni mengapresiasi semangat warga RT 11/RW 4 yang menggelar kegiatan secara swadaya dan melibatkan masyarakat. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan sebagai bentuk kontribusi warga terhadap lingkungan dan Kabupaten Kuningan.***









Tinggalkan Balasan