
VOXPOPULI.CO.ID – Santri MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang World Robotic Center Competition (WRC) 2026 yang digelar di Universiti Putra Malaysia (UPM), Malaysia, 10-12 Agustus 2026, kontingen Husnul Khotimah 2 berhasil meraih sejumlah penghargaan dari berbagai kategori robotika.
Kompetisi tersebut diikuti lebih dari 1.200 peserta dari sejumlah negara, terutama kawasan Asia. Kegiatan diselenggarakan oleh World Robotic Center (WRC) bersama Robotika Nusantara dengan dukungan Kementerian Pendidikan Malaysia.
Keikutsertaan santri MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi peserta didik di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Dalam kompetisi tersebut, kontingen MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan yang terbagi dalam sejumlah tim berhasil meraih prestasi pada kategori soccer robot, sumo robot, transporter robot, hingga line follower robot.
Tim Garuda HK2 yang diperkuat Faeyza Aqila F, Hilal Al Fahrezy, dan M. Ihsan Khalilurrahman berhasil meraih 2nd Gold Medal pada kategori Close Category Soccer Robot.

Kemudian Tim Elang HK2 yang terdiri dari Aufa Asyam K, Hanan Gz, dan Zaydan Kautsar Alfatih meraih 1st Bronze Medal pada kategori Close Category Sumo Robot.
Prestasi lainnya diraih Tim Rajawali HK2. Tim yang beranggotakan Sagara Arta, M. Rizqi Mubarok, Syamil Azzam M, dan Rafa Fauzan K tersebut berhasil menjadi 1st Runner Up pada Open Category Transporter Robot sekaligus meraih 1st Silver Medal pada Close Category Transporter Robot.
Sementara itu, Tim Imajiner HK2 yang diperkuat Syamil Azzam M, Rafa Fauzan K, Hanan Gz, dan Zaydan Kautsar Alfatih berhasil meraih 3rd Champion pada Open Category Line Follower Robot.
Kepala MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan, Ayip Miftahuddin, mengatakan prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan santri di bidang teknologi.
“Jangan ragu memasukkan anak ke Pondok Pesantren Husnul Khotimah, karena santri yang setiap hari mengaji ternyata bisa juga membuktikan diri jago dalam teknologi,” ujar Ayip pada vox, Jumat (14/08).
Ia juga menyampaikan bahwa pendaftaran santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah untuk Tahun Pelajaran 2027-2028 telah dibuka pada Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, H. Atep Baharudin, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian kontingen robotika MTs Husnul Khotimah 2.
“Terima kasih kepada Tim Robotic Husnul Khotimah 2 yang telah berjuang dan mengharumkan nama Kuningan, Jawa Barat, Kementerian Agama Kuningan khususnya, dan tentu nama baik Pesantren dan MTs Husnul Khotimah 2. Semoga ini menjadi pemicu dan pemacu prestasi-prestasi dalam bidang yang lainnya,” kata Atep.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemicu bagi lahirnya prestasi-prestasi baru dari para santri di berbagai bidang.
Keberhasilan santri MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan di WRC 2026 Malaysia menunjukkan bahwa pendidikan pesantren dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kemampuan teknologi dan keterampilan STEM yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia global.
Voxpopuli.co.id mencatat, empat tim MTs Husnul Khotimah 2 Kuningan berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan dari kompetisi robotika internasional tersebut sekaligus membawa nama Kuningan ke panggung kompetisi teknologi tingkat Asia.***












Tinggalkan Balasan