
VOXPOPULI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan pada 1 September 2026 telah disesuaikan dengan semangat efisiensi anggaran. Sejumlah kegiatan bahkan disebut mendapat dukungan pembiayaan dari pihak non-APBD dan mitra pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U Kusmana, saat dikonfirmasi Voxpopuli melalui pesan WhatsApp, Sabtu (15/8/2026), menyusul arahan Presiden dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Dalam pidatonya, Presiden meminta pemerintah di setiap tingkatan melakukan efisiensi pengeluaran. Ia secara khusus menyinggung perayaan ulang tahun kementerian maupun pemerintah daerah agar tidak dilakukan secara besar-besaran.
Presiden mendorong agar anggaran yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan seremonial dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendasar, seperti memperbaiki sekolah, rumah sakit dan meningkatkan kesejahteraan guru. Sementara upacara peringatan Hari Kemerdekaan secara terpusat tetap diwajibkan.

Menanggapi hal tersebut, U Kusmana mengatakan Pemkab Kuningan telah melakukan penyesuaian untuk efisiensi dalam pelaksanaan berbagai agenda.

“Insya Allah kita sudah menyesuaikan untuk efisiensi, karena beberapa event ada yang dibiayai oleh pihak mitra pemerintah atau rekan/sahabat Pak Bupati,” kata U Kusmana kepada vox, Sabtu (15/08).
Ia kemudian menyebut sejumlah agenda yang pembiayaannya tidak sepenuhnya bersumber dari APBD.
“Seperti Melesat Run 100 persen non APBD, dan rencana penampilan Charlie ST12 sumbangan dari rekan/sahabat Pak Bupati,” ujarnya.
Selain itu, agenda Bupati Saba Lembur juga disebut mendapat dukungan dari pihak perbankan.
“Bupati Saba Lembur dari BJB,” kata U Kusmana.
Menurutnya, panitia juga membuka kesempatan bagi pihak lain untuk berpartisipasi mendukung rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan melalui sponsorship.
“Dan kami panitia sangat membuka untuk para pihak untuk menjadi sponsor kegiatan hari jadi,” katanya.
Voxpopuli kemudian menanyakan apakah pelaksanaan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan dapat dipastikan tanpa menggunakan APBD, mengingat Presiden meminta agar perayaan ulang tahun pemerintah daerah tidak dilakukan secara besar-besaran dan anggarannya dapat dialihkan untuk kebutuhan masyarakat.
U Kusmana menjelaskan bahwa persiapan kegiatan sudah dilakukan sejak sekitar satu bulan sebelumnya dan pelaksanaannya tinggal menunggu beberapa hari. Ia menegaskan anggaran kegiatan tidak seluruhnya berasal dari APBD.
“Kita kan persiapannya sudah dari sebulan yang lalu, dan pelaksanaannya tinggal beberapa hari lagi ke depan. Yang jelas anggarannya tidak semua dari APBD seperti yang sudah dijelaskan di atas,” ujarnya.
Dengan demikian, Pemkab Kuningan memastikan telah melakukan penyesuaian terhadap rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-528. Namun, dari penjelasan Sekda, tidak berarti seluruh kegiatan sepenuhnya tanpa menggunakan APBD. Sejumlah agenda disebut memperoleh dukungan dari mitra, pihak swasta maupun sponsor.
Sementara itu, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tetap menjadi agenda kenegaraan yang dilaksanakan sesuai ketentuan. Arahan Presiden terkait efisiensi lebih menekankan agar pemerintah mengurangi pengeluaran seremonial yang tidak prioritas dan mengarahkan anggaran pada kebutuhan masyarakat.
Di Kabupaten Kuningan, momentum Hari Kemerdekaan 17 Agustus dan Hari Jadi Kabupaten Kuningan pada 1 September 2026 berlangsung berdekatan. Pemerintah daerah kini dituntut memastikan seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan, namun dengan pengelolaan anggaran yang lebih efisien dan tidak membebani keuangan daerah.***









Tinggalkan Balasan