
VOXPOPULI.CO.ID – Kereta Kencana yang menjadi salah satu kendaraan bersejarah milik masyarakat Kabupaten Kuningan kini tengah dipercantik dan diperbaiki di Pendopo Kabupaten Kuningan.
Kereta tersebut disiapkan untuk digunakan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 pada 1 September 2026.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan saat ditemui di Pendopo Kuningan, Rabu (26/8/2026), ketika proses perbaikan Kereta Kencana berlangsung.
Menurutnya, penggunaan Kereta Kencana bukan sekadar pilihan kendaraan, tetapi bagian dari upaya melestarikan sejarah dan kearifan lokal Kuningan.
“Ini Kereta Kencana yang saya pikir mempunyai sejarah yang luar biasa dan Pak Bupati merasa ini perlu dilestarikan. Ini sekarang lagi proses untuk direhab, artinya diperbaiki,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika persiapan berjalan sesuai rencana, Kereta Kencana akan digunakan untuk membawa Bupati Kuningan dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528.
“Insyaallah mudah-mudahan di tanggal 1, Hari Jadi Kabupaten Kuningan yang ke-528, Kereta Kencananya akan dipakai membawa Pak Bupati,” katanya.
Selain Kereta Kencana, sejumlah delman juga akan digunakan untuk membawa rombongan kepala SKPD dari Pendopo menuju Gedung DPRD Kabupaten Kuningan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, diperkirakan terdapat sekitar 10 hingga 15 delman yang akan digunakan dalam iring-iringan tersebut.
“Kalau enggak salah sekitar 10 sampai 15 delman yang akan dipakai untuk membawa iring-iringan para kepala SKPD menuju dari Pendopo menuju Gedung DPRD,” ungkapnya.
Ia menegaskan, penggunaan Kereta Kencana bukan untuk membedakan dengan kendaraan lain yang dimiliki masyarakat Kuningan. Pemilihannya lebih sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah dan budaya daerah.
“Bukan tentang membedakan, tapi karena ini adalah satu-satunya dan ini bentuk penghargaan sebenarnya kepada sejarah,” jelasnya.
Menurutnya, Kereta Kencana tersebut merupakan milik masyarakat Kuningan dan memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi. Karena itu, penggunaannya oleh kepala daerah diharapkan menjadi bentuk kebanggaan sekaligus upaya menjaga budaya lokal.
Kereta Kencana tersebut sebelumnya juga pernah dibawa ke Bandung untuk mengikuti Karnaval Budaya Jawa Barat. Dalam kegiatan itu, Bupati Kuningan turut menggunakan kereta tersebut bersama rombongan.
Penggunaan Kereta Kencana di Bandung disebut mendapat apresiasi dari sejumlah pihak. Dari pengalaman tersebut, muncul dorongan agar kendaraan bersejarah tersebut dirawat dan tetap dilestarikan.
“Pada saat di Bandung ini merasa bahwa ini perlu disimpan baik sebagai saksi sejarah dan alhamdulillah hari ini terlihat dan ini sedang diperbaiki di Pendopo Kabupaten Kuningan,” tuturnya.
Saat ini proses penyempurnaan tidak hanya dilakukan pada bagian tampilan. Kondisi roda dan sejumlah komponen lainnya juga diperiksa karena Kereta Kencana tersebut akan digunakan untuk perjalanan di jalan raya.
“Ini lagi penyempurnaan di beberapa bagian, pastinya cat dan mungkin beberapa yang lainnya sekaligus mengontrol untuk rodanya dan sebagainya,” katanya.
Untuk memperkuat tampilan klasiknya, Kereta Kencana juga akan dilengkapi tambahan ornamen berupa lampu antik di sisi kiri dan kanan.
“Ini akan ada tambahan lampu antik, lampu jalanan ini sepantasnya di Yogyakarta ataupun di wilayah yang lain yang memang menggunakan seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menyebut Kereta Kencana tersebut telah berusia cukup lama dan selama bertahun-tahun pernah digunakan oleh para pedokar atau kusir.
Menurut informasi yang diterimanya dari para pedokar, kendaraan tersebut sudah cukup lama menjadi bagian dari sejarah transportasi dan budaya di Kabupaten Kuningan.
Sementara untuk kuda yang akan menarik Kereta Kencana, pihaknya telah menyiapkan beberapa opsi. Kuda Kuningan yang sebelumnya tampil dalam kegiatan di Bandung menjadi salah satu kandidat.
“Kita punya kuda Kuningan yang kemarin juga dipakai ke Bandung gagah. Insyaallah kalau untuk kuda nanti kita lihat yang mana yang kondisinya pastinya fit dan gagah nanti membawa Pak Bupati,” ujarnya.
Kondisi fisik kuda akan menjadi salah satu pertimbangan sebelum digunakan pada hari pelaksanaan.
“Nanti kuda Kuningan akan dipakai untuk mengawal iring-iringan ini. Jadi ada beberapa opsi kuda yang sudah disiapkan, mudah-mudahan pada saat nanti hari H-nya ini siap untuk membawa Pak Bupati ke Gedung DPRD,” pungkasnya.
Penggunaan Kereta Kencana dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-528 diharapkan tidak hanya menambah kemeriahan acara, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mengenalkan sekaligus menjaga peninggalan sejarah dan budaya lokal Kuningan.***












Tinggalkan Balasan