KUNINGAN,(VOX) – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia KSPSI Andi Gani Nena Wea menilai Kabupaten Kuningan memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kawasan industri. Namun ia mengingatkan pembangunan investasi tidak boleh mengorbankan kawasan konservasi.

Hal itu disampaikan Andi Gani saat menghadiri kegiatan Senandung Ramadhan dan Silaturahmi Ramadhan di Kabupaten Kuningan.

Ia mengatakan sejumlah investor besar mulai melirik Kuningan dan dalam waktu dekat beberapa pabrik diperkirakan akan mulai beroperasi.

Menurutnya kehadiran industri dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal yang setiap tahun bertambah.

“Industri tidak boleh mengalahkan konservasi. Tapi kita juga jangan menutup diri dari industri karena itu bisa menyerap tenaga kerja di Kuningan,” kata Andi Gani.

Ia menilai keseimbangan antara pembangunan industri dan perlindungan lingkungan harus dijaga melalui aturan tata ruang serta analisis dampak lingkungan yang ketat.

“Kuningan tidak bisa menutup diri dari investasi, tetapi konservasi harus tetap dijaga apa pun yang terjadi,” ujarnya.

Selain itu ia juga meyakini pemerintah daerah akan mendorong percepatan perizinan bagi investasi yang mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Namun ia menegaskan semua pembangunan industri harus tetap mengikuti aturan tata ruang serta regulasi lingkungan agar tidak menimbulkan masalah di masa depan.

Menurutnya pengembangan industri yang terencana dengan baik dapat menjadi solusi untuk menampung angkatan kerja baru di Kabupaten Kuningan setiap tahun.***