VOXPOPULI.CO.ID – Dinamika yang belakangan terjadi di antara sejumlah institusi penegak hukum di tingkat nasional kembali menuai perhatian dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan melalui Renis Amarulloh yang menyampaikan kritik terhadap situasi tersebut.

Menurut Renis, masyarakat saat ini disuguhi berbagai pemberitaan yang memperlihatkan adanya ketegangan antar lembaga negara. Kondisi tersebut dinilai memunculkan kekhawatiran publik karena perhatian aparat seolah lebih banyak tersita pada dinamika internal dibandingkan memperkuat sinergi dalam penegakan hukum.

Ia menilai, masyarakat berharap seluruh institusi negara mampu menunjukkan kerja sama yang solid dalam memberantas tindak pidana, bukan justru memperlihatkan persaingan yang dapat memengaruhi tingkat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Dalam pernyataannya, Renis juga mengungkapkan bahwa munculnya berbagai persepsi di tengah masyarakat mengenai dugaan saling membuka kasus maupun persaingan antarlembaga menjadi persoalan yang perlu segera dijawab dengan transparansi dan profesionalisme.

“Publik membutuhkan kepastian bahwa seluruh proses penegakan hukum berjalan berdasarkan aturan perundang-undangan, bukan dipengaruhi kepentingan tertentu ataupun rivalitas antar institusi,” ujarnya, Jumat (10/07).

Ia berpandangan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi pemerintah maupun aparat penegak hukum. Oleh karena itu, setiap lembaga diminta menjaga independensi, menjunjung etika kelembagaan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok.

Renis juga mengingatkan agar pemerintah tidak membiarkan berbagai polemik tersebut berlarut-larut. Menurutnya, jika konflik antar institusi terus menjadi konsumsi publik tanpa penyelesaian yang jelas, maka dampaknya adalah semakin menurunnya legitimasi moral pemerintah di mata masyarakat.

Ia berharap seluruh aparat negara kembali menjalankan fungsi konstitusionalnya secara profesional, menjunjung supremasi hukum, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan persepsi adanya penyalahgunaan kewenangan.

“Yang dibutuhkan masyarakat hari ini bukan pertunjukan konflik antar lembaga, melainkan kepastian hukum, rasa aman, dan hadirnya negara dalam memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Renis.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari pandangan kritis yang disampaikan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan terhadap perkembangan situasi nasional, sekaligus ajakan agar seluruh institusi negara mengedepankan kolaborasi demi menjaga kepercayaan publik dan tegaknya supremasi hukum.***