
VOXPOPULI.CO.ID – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa Konferensi Cabang (Konfercab) yang akan digelar pada 14 Juli 2026 bukan semata agenda pergantian kepengurusan organisasi. Lebih dari itu, forum tersebut diproyeksikan menjadi ruang lahirnya gagasan dan rekomendasi strategis untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Kuningan.
Mengusung tema “Membaca Kuningan, Menghidupkan Bung Karno”, Konfercab akan mempertemukan para alumni GMNI bersama akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen lainnya dalam sebuah forum diskusi kebangsaan. Jajaran DPD PA GMNI Jawa Barat juga dijadwalkan hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi di tingkat cabang.
Ketua Pelaksana Konfercab PA GMNI Kabupaten Kuningan, Bobi, mengatakan organisasi alumni memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan sumbangsih pemikiran bagi daerah. Karena itu, Konfercab diharapkan tidak berhenti pada proses pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga mampu menghasilkan rumusan gagasan yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Konfercab bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan organisasi. Kami ingin menjadikannya sebagai ruang intelektual untuk membaca berbagai persoalan Kabupaten Kuningan dari berbagai perspektif, kemudian merumuskan gagasan yang berpihak pada kepentingan masyarakat sebagaimana semangat perjuangan Bung Karno,” ujar Bobi kepada vox, Kamis (09/07).
Menurutnya, tema yang diangkat merupakan refleksi agar nilai-nilai perjuangan Bung Karno tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman. Semangat gotong royong, nasionalisme, kemandirian, dan keberpihakan kepada rakyat dinilai masih menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang berkeadilan.

Selain menjadi wadah konsolidasi organisasi, Konfercab juga diharapkan memperkuat jejaring antaralumni sehingga mampu membangun kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah, dunia akademik, maupun masyarakat sipil.
Bobi berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu membawa PA GMNI menjadi organisasi yang aktif memberikan kontribusi pemikiran sekaligus menjadi mitra strategis dalam pembangunan Kabupaten Kuningan.
“Kami berharap Konfercab ini melahirkan kepengurusan yang solid, progresif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah maupun masyarakat dalam mendorong pembangunan Kabupaten Kuningan. Lebih dari itu, kami ingin PA GMNI tetap menjadi rumah besar bagi seluruh alumni untuk terus berkarya, berdiskusi, dan mengabdi kepada bangsa serta daerah,” katanya.
Melalui forum tersebut, PA GMNI Kuningan juga menargetkan lahirnya sejumlah rekomendasi yang bersifat konstruktif sebagai bentuk kontribusi organisasi terhadap pembangunan daerah. Dengan semangat Marhaenisme dan nilai-nilai Pancasila, organisasi alumni ini menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Membaca Kuningan bukan hanya memahami persoalannya, tetapi juga menemukan jalan keluarnya. Menghidupkan Bung Karno bukan sekadar mengenang sosoknya, melainkan menghidupkan semangat perjuangannya dalam kerja-kerja nyata untuk rakyat,” tutup Bobi.***












Tinggalkan Balasan