KUNINGAN (VOX) – Semangat peringatan Hari Kartini ke-147 Tahun 2026 di Kabupaten Kuningan diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian lingkungan. Ratusan perempuan dari berbagai organisasi turun langsung dalam kegiatan Gerakan Bersih-bersih Pasar (Geber Pasar) yang digelar di kawasan Terminal Pasar Baru Kuningan, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi lintas organisasi wanita, termasuk keterlibatan aktif Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari berbagai perangkat daerah, salah satunya DWP Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan.

DWP Diskominfo hadir tidak sekadar berpartisipasi, tetapi juga sebagai bentuk komitmen dalam mendorong kesadaran publik akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui aksi langsung di lapangan.

Geber Pasar merupakan inisiatif Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kuningan yang melibatkan berbagai elemen organisasi wanita seperti Muslimat, Mawar Putri, Jaga Pelita, BKMM, IWAPI, IBI, Persit, hingga DWP dari berbagai instansi.

Keterlibatan ratusan peserta ini menunjukkan kuatnya sinergi perempuan dalam mendukung pembangunan berbasis kepedulian sosial dan lingkungan.

Dalam pelaksanaannya, para peserta terlihat antusias melakukan aksi bersih-bersih, mulai dari menyapu area pasar, mengumpulkan sampah, hingga merapikan lingkungan sekitar terminal. Aksi ini sekaligus menegaskan peran strategis perempuan, termasuk dari unsur ASN dan keluarganya, dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Ketua Penyelenggara Hari Kartini ke-147 yang juga Ketua IWAPI Kabupaten Kuningan, Hj. Nurhayati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program utama dalam rangkaian peringatan Hari Kartini.

“Tujuannya untuk memberi contoh kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan. Harapannya masyarakat terbiasa hidup bersih karena kebersihan adalah sebagian dari iman,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Kuningan, Hj. Rini Sujianti, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kesadaran bersama bahwa pasar bukan hanya tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang publik yang harus bersih dan nyaman.

“Pasar itu seharusnya menjadi tempat yang nyaman. Kita ingin mengubah persepsi bahwa pasar itu kotor menjadi lebih tertata dan bersih,” ungkapnya.

Apresiasi turut disampaikan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kuningan, Ny. Yati U. Kusmana. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret untuk mengubah stigma pasar tradisional yang identik dengan sampah dan bau tidak sedap.

Menurutnya, pasar harus menjadi ruang publik yang layak, nyaman, dan sehat untuk masyarakat.

Keterlibatan DWP Diskominfo juga memperkuat peran strategis Diskominfo dalam mendukung penyebarluasan informasi publik yang edukatif, termasuk kampanye perilaku hidup bersih dan sehat.

Salah satu anggota DWP Diskominfo, Yuli, menyampaikan bahwa partisipasinya merupakan bentuk kepedulian terhadap gerakan positif ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya bisa menumbuhkan kesadaran bersama dan kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin,” ujarnya.

Kegiatan Geber Pasar berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh organisasi wanita diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi dalam mewujudkan Kabupaten Kuningan yang bersih, sehat, dan nyaman.***