Oleh : Edi Supardi Ketua Teater Sado

KUNINGAN,(VOX) – Salah satu menu dari Menu Budaya Gembira (MBG) disuguhkan dalam rangka perayaan Hari Buku Internasional, 23 April 2026, dengan menghadirkan Panji Sakti yang sekaligus merupakan penulis buku Tasbih Kupu-Kupu. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan antara penulis dan pembaca dalam suasana yang hangat dan reflektif. Acara yang dipandu oleh moderator Sri Andini (Sociology Enthusiast) dan Aris Risman (Book Enthusiast) sebagai pembedah utama buku tersebut ini dihadiri oleh sekitar 200 audiens yang terdiri dari kalangan umum, mahasiswa, dan pelajar. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara, menunjukkan bahwa ruang-ruang literasi masih mendapat tempat di hati masyarakat.

Dalam acara ini juga dimeriahkan oleh musisi asli Kuningan yang telah lama berkarya dan tumbuh di Bandung, Alamsyah Nurseha. Pembawaan lagu yang khidmat tidak hanya menjadi selingan, tetapi juga menghadirkan pengalaman batin yang mendalam, mampu mengajak audiens larut dalam suasana pulang – kembali ke dalam diri sendiri, hening, dan penuh perenungan.

Ilham Akbar selaku Show Manager MBG menjelaskan bahwa menu baru dari MBG ini diharapkan menjadi upaya bersama untuk tetap merawat hasrat membaca buku dan, tentu saja, menumbuhkan semangat untuk terus berkarya. Ia menegaskan bahwa MBG ingin menjadi ruang yang hidup, tempat ide, rasa, dan kreativitas saling bertemu dan berkembang.

Di penghujung acara, satu sajian khas MBG pun dihadirkan dengan kemasan yang lebih artistik, yakni musikalisasi puisi yang mengambil tajuk interpretasi dari puisi-puisi Panji Sakti dalam buku Tasbih Kupu-Kupu. Sajian ini menyatukan berbagai disiplin seni – teater, musik, dan ekspresi panggung – menjadi satu hidangan utuh yang bukan saja menghibur, tetapi juga menyentuh dan memberi makna. Melalui pertunjukan tersebut, tersampaikan pesan yang kuat dan membekas: bergembiralah dengan karya, dan rawatlah dengan membaca.***