
KUNINGAN, (VOX) – Polres Kuningan mengintensifkan patroli selama bulan Ramadan 2026. Dalam 10 hari pertama, aparat mengamankan dua senjata tajam (sajam) dari tiga pelajar yang diduga hendak tawuran serta 17 kendaraan yang terindikasi akan digunakan untuk balap liar.
Langkah tersebut merupakan bagian dari patroli skala besar yang melibatkan Satlantas, Satreskrim, dan Satsabhara guna menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan.
Kapolres Kuningan melalui keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya mengamankan tiga anak yang masih duduk di bangku sekolah dan diduga akan melakukan tawuran.
“Selama 10 hari pertama Ramadan, kami telah mengamankan tiga orang anak yang diduga akan melakukan tawuran. Dari mereka, kami mengamankan dua buah sajam. Ini tentu sangat memprihatinkan karena mereka masih berstatus pelajar,” ujarnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada 26 Februari 2026 di wilayah Kadugede. Seluruhnya merupakan warga Kabupaten Kuningan.

Saat ini ketiga anak tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian juga akan melibatkan orang tua dan pihak sekolah dalam proses pendampingan.
“Nantinya akan kita lakukan pendampingan dari orang tua dan pihak sekolah. Selanjutnya akan dievaluasi untuk upaya pembinaan ataupun penegakan hukum lainnya,” jelasnya.
Selain kasus dugaan tawuran, jajaran Polres Kuningan juga mengamankan 17 kendaraan yang diduga akan digunakan untuk balap liar. Rinciannya, 16 kendaraan roda dua (R2) dan satu kendaraan roda empat (R4).
Penindakan dilakukan pada 27 Februari 2026 di kawasan Jalan Lingkar Timur atau Jalan K.H. Hasan Maulana.
Kendaraan-kendaraan tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti dan dibawa ke Mapolres Kuningan.
“Untuk balapan liar, kita lakukan penindakan berupa tilang dan kendaraan kita amankan sampai proses persidangan selesai,” tegasnya.
Polres Kuningan memastikan patroli rutin terus ditingkatkan selama bulan Ramadan dengan sejumlah sasaran prioritas, di antaranya:
- Balapan liar
- Knalpot brong
- Curanmor
- Pencurian dengan pemberatan
Langkah preventif dan represif ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada malam hari saat aktivitas warga meningkat.
Kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun balap liar.
Dengan penindakan dan pembinaan yang dilakukan, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kuningan tetap kondusif selama Ramadan 2026.***












Tinggalkan Balasan