
KUNINGAN, (VOX) – Aksi demonstrasi yang sebelumnya direncanakan Perhimpunan Mahasiswa Nusantara Kuningan atau PMN di Lapas Kelas IIA Kuningan pada Jumat, 20 Februari 2026, dipastikan batal dilaksanakan.
Informasi penundaan tersebut disampaikan langsung oleh koordinator lapangan aksi, Insan, saat dikonfirmasi Vox melalui pesan WhatsApp.
“Iyaa kang, reschedule atau ditunda dulu, ada dinamika internal,” jawab Insan singkat.
Insan yang lebih dahulu dikenal sebagai mantan Sekretaris HMI Kuningan tidak merinci lebih jauh terkait dinamika internal yang dimaksud. Namun ia memastikan aksi hanya ditunda dan bukan dibatalkan secara permanen.
Sebelumnya, PMN berencana menggelar aksi di depan Lapas Kelas IIA Kuningan sebagai bentuk respons atas temuan sejumlah barang terlarang dalam razia kamar hunian narapidana pada 2 Februari 2026. Dalam surat pemberitahuan aksi yang beredar, PMN menyoroti lemahnya pengawasan internal serta menduga adanya potensi pelanggaran di dalam lapas. Aksi tersebut semula dijadwalkan diikuti sekitar 100 massa dengan membawa mobil komando, toa, dan banner.
Dengan adanya penundaan ini, belum diketahui kapan aksi akan kembali dijadwalkan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Lapas Kelas IIA Kuningan juga belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang sebelumnya disoroti PMN.

Perkembangan isu ini diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik, terutama menyangkut transparansi dan evaluasi sistem pengawasan di lembaga pemasyarakatan daerah.
Vox membuka ruang bagi Lapas Kuningan untuk memberikan tanggapan atas rencana aksi yang membawa lembaga tersebut, agar menjadi pemberitaan yang berimbang dan tidak menjadi isu liar di masyarakat.***









Tinggalkan Balasan