KUNINGAN, (VOX) – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, jajaran Kodim 0615/Kuningan menggelar kegiatan korve massal atau bersih-bersih bersama instansi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Kuningan, Kamis 19 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan rute dari Bunderan Cijoho Kelurahan Cijoho hingga Terminal Tipe A Kertawangunan Kecamatan Sindangagung.
Komandan Kodim 0615 Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung, S.I.P., M.Sc., M.Si., hadir langsung bersama jajaran perwira staf, Danramil, anggota Babinsa, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI. Turut hadir Camat Kuningan Deni Hamdani, SE., M.Si., anggota Polres Kuningan, perwakilan Bhayangkari, serta unsur instansi dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam penyampaiannya, Dandim menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum menyambut Ramadan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Di awal bulan Ramadan 1447 H tahun 2026 M, kita awali dengan kegiatan bersih-bersih mulai dari Bunderan Cijoho sampai dengan Terminal Tipe A Kertawangunan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan budaya bersih sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Budaya bersih-bersih merupakan sikap peduli dan tanggung jawab terhadap kebersihan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, indah dan nyaman,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi seremonial, tetapi upaya menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Semoga kegiatan bersih-bersih ini menjadi ladang ibadah serta dapat menggugah masyarakat di sekitar untuk memiliki rasa peduli dan budaya bersih-bersih di lingkungan sekitarnya,” ucapnya.

Korve massal ini bertujuan menjaga kesehatan masyarakat, mencegah potensi penyakit, menciptakan lingkungan yang rapi dan nyaman, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap kebersihan ruang publik.

Momentum Ramadan dimaknai bukan hanya sebagai peningkatan ibadah spiritual, tetapi juga perbaikan kualitas hidup sosial melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Di tengah tantangan urbanisasi dan peningkatan volume sampah, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci membangun budaya bersih yang berkelanjutan di Kabupaten Kuningan.***