
KUNINGAN, (VOX) – Sebuah truk bermuatan pupuk mengalami mogok di Jalan R.E. Martadinata, tepat di depan SMPN 4 Kuningan, sejak Minggu dini hari dan berdampak pada kemacetan panjang saat jam berangkat sekolah pada Senin pagi. Kendaraan besar tersebut melintang di badan jalan dan menutup satu jalur, sehingga arus lalu lintas tersendat dari dua arah.
Kanit Turjawali Satlantas Satlantas Polres Kuningan, Iptu Heru Firmansyah, menjelaskan bahwa truk tersebut mulai mengalami mogok sejak sekitar pukul 01.00 WIB, yang masuk pada hari Minggu.
“Telah terjadi kendaraan mogok di Jalan R.E. Martadinata. Kami sudah melakukan upaya menghubungi pihak perusahaan, dan pihak perusahaan menjanjikan penanganan diselesaikan hari ini sekitar siang,” ujarnya di lokasi.
Menurutnya, posisi kendaraan berada di titik rawan kemacetan karena tepat di depan gerbang sekolah dan berada di jalur padat aktivitas masyarakat. Untuk mengantisipasi kepadatan arus, petugas kepolisian menerapkan sistem buka tutup lalu lintas.
“Untuk arus lalu lintas sudah kita gelar, alhamdulillah terpantau aman dan lancar dengan sistem buka tutup,” kata Heru.

Heru juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengamankan sopir truk dan terus berkoordinasi dengan perusahaan pemilik kendaraan. Jika hingga siang hari belum ada pergerakan penanganan, kepolisian akan kembali memanggil pihak perusahaan dan sopir untuk memastikan penyelesaian.
“Aktivitas hari Senin pagi pasti padat, jadi kami antisipasi agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan,” ujarnya.
Sementara itu, sopir truk bernama Suryadi menjelaskan bahwa kendaraan tiba-tiba mogok saat melintas dan tidak bisa digerakkan ke bahu jalan.
“Mobil tiba-tiba mati dan terkendala di power steering. Saya sudah berusaha menggeser, tapi tidak bisa,” katanya saat dikonfirmasi.
Ia mengaku telah menghubungi kantor perusahaan yang berada di Tasikmalaya pada Minggu, 1 Februari 2026, namun karena hari libur, penanganan baru bisa diproses pada hari berikutnya.
Truk tersebut diketahui bermuatan pupuk yang akan dikirim ke wilayah Winduhaji. Akibat posisi kendaraan yang melintang, kemacetan sempat mengular cukup panjang, terpantau dari arah atas hingga kawasan Yogya Kuningan, begitu pula dari arah sebaliknya. Kondisi ini paling terasa saat jam berangkat sekolah dan aktivitas pagi masyarakat.
Sebanyak lima personel Satlantas Polres Kuningan diterjunkan ke lokasi untuk mengurai kemacetan. Upaya pengaturan lalu lintas tersebut membuahkan hasil, arus kendaraan kembali relatif lancar meskipun truk masih berada di lokasi dan menutup satu jalur jalan.
Walaupun kemacetan sempat mengular, reaksi cepat dari Satlantas Polres Kuningan patut diapresiasi. Tindakan responsif mereka memastikan aktivitas masyarakat di jam padat berjalan lancar, tanpa kendala berarti.***








Tinggalkan Balasan