
VOXPOPULI.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kuningan menyiagakan empat tim Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) untuk mendampingi peserta upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kuningan, Senin (17/8/2026).
Empat tim tersebut ditempatkan untuk mengantisipasi kondisi kesehatan peserta selama rangkaian upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih.
Untuk pelaksanaan pengibaran bendera, Dinkes menugaskan tim dari Puskesmas Kuningan dan Puskesmas Lamepayung. Sementara pada prosesi penurunan bendera, petugas kesehatan berasal dari Puskesmas Sindangagung dan Puskesmas Windusengkahan.
Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. Agah Nugraha, mengatakan keberadaan tim P3K merupakan bagian dari kesiapsiagaan pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta upacara.
“Pada saat pengibaran bendera, sekitar 50 orang mendatangi tenda petugas kesehatan. Mereka terdiri dari peserta Korpri serta anak sekolah SMP dan SMA, dengan keluhan sebagian besar lemas dan pusing,” ujar dr. Agah saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, beberapa peserta bahkan harus mendapat pertolongan dengan cara ditandu keluar dari barisan untuk mendapatkan penanganan petugas.
Setelah upacara Proklamasi selesai dan peserta mulai membubarkan diri, peserta yang mengalami kelelahan kemudian mendapat penanganan lanjutan sesuai kondisi masing-masing.
“Untuk anak SMP yang mengalami kelelahan dibawa sampai Puskesmas Lamepayung dan kemudian dijemput oleh pihak sekolahnya. Sementara yang lainnya pulang masing-masing karena kondisinya sudah membaik,” jelasnya.
Situasi serupa juga terjadi saat prosesi penurunan bendera Merah Putih. Sebanyak delapan siswa SMP mendatangi tenda pelayanan kesehatan dengan keluhan lemas dan kondisi tubuh tampak pucat.
Petugas langsung memberikan penanganan. Salah seorang peserta diberikan bantuan oksigen, sementara dua mahasiswa Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) yang nyaris pingsan ditindaklanjuti di dalam ambulans Puskesmas.
Meski terdapat puluhan peserta yang mengalami kelelahan selama rangkaian upacara, seluruhnya dapat ditangani di lokasi dan fasilitas kesehatan terdekat.
“Alhamdulillah, atas kesigapan petugas tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit,” kata dr. Agah.
Kesiapsiagaan tim kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, mengingat peserta berasal dari berbagai kelompok, mulai dari aparatur pemerintahan, pelajar hingga mahasiswa.
Dinkes Kuningan memastikan petugas kesehatan tetap siaga selama kegiatan berlangsung untuk memberikan pertolongan cepat apabila peserta mengalami gangguan kesehatan di tengah pelaksanaan upacara.
Bagi peserta upacara, kondisi lemas dan pusing dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kelelahan, berdiri dalam waktu cukup lama, kurang asupan makanan atau minuman, serta kondisi cuaca. Karena itu, kesiapan petugas P3K menjadi bagian penting untuk mencegah kondisi tersebut berkembang menjadi keadaan yang lebih serius.***









Tinggalkan Balasan