
KUNINGAN, (VOX) – Jembatan Cijemit di Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, yang kini ditutup untuk akses kendaraan roda empat, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten. Sekretaris Daerah Kuningan, U Kusmana, turun langsung meninjau kondisi jembatan tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memastikan perbaikan masuk dalam tahun anggaran 2026.
Menurut Kusmana, Bupati dan Wakil Bupati telah memberi komitmen bahwa rehabilitasi total jembatan menjadi prioritas, mengingat fungsinya sebagai jalur penghubung bagi warga Cijemit, Gunung Manik, hingga Pinara. “Ini bukan sekadar infrastruktur, tapi urat nadi ekonomi masyarakat. Kami sudah memastikan jembatan ini diperbaiki pada 2026,” tegasnya di lokasi, Sabtu (29/11).
Sembari menunggu proses pembangunan, Pemkab Kuningan memerintahkan Dinas PUPR untuk segera membuka jalur alternatif melalui Dusun Sukasari. Jalur ini akan difungsikan sebagai akses sementara agar mobilitas warga dan roda perekonomian tetap berjalan. Sekda UU menyebut pengerjaan alternatif tersebut perlu diselesaikan secepat mungkin. “Saya berharap jalur ini cepat selesai, agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi Danramil Ciniru, Kuwu setempat, serta sejumlah tokoh lingkungan. Kehadiran Kusmana juga memiliki makna simbolis bagi warga, karena ia merupakan putra asli Kecamatan Ciniru yang kini menjabat sebagai Sekertaris Daerah di Kabupaten Kuningan.
Warga menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah. Dengan adanya jalur alternatif dan kepastian pembangunan jembatan pada 2026, mereka berharap akses penting menuju pusat aktivitas ekonomi dapat kembali normal tanpa menunggu terlalu lama.***











Tinggalkan Balasan