
KUNINGAN, (VOX) – Pentingnya kerja sama, komunikasi, dan saling pengertian menjadi pesan utama dalam penyuluhan keluarga sakinah yang digelar KUA Jalaksana pada Sabtu pagi (15/11/2025). Pernyataan ini disampaikan oleh Dedi Samsuri, Penyuluh KUA Jalaksana, saat berbicara di hadapan warga di Musala Al Kautsar, Desa Manislor.
Dalam pemaparannya, Dedi menegaskan bahwa keharmonisan rumah tangga bukan sesuatu yang terjadi dengan sendirinya, tetapi hasil dari komitmen dua pihak suami dan istri.
“Suami dan istri adalah satu tim. Keduanya harus saling mendukung, saling menguatkan, dan saling memahami agar tercipta keluarga yang kuat dan harmonis,” ujarnya.
Penyampaian Dedi tidak hanya menekankan tanggung jawab teknis, tetapi juga aspek emosional dan moral dalam keluarga.
- Peran Suami
Menurutnya, peran suami melampaui urusan mencari nafkah. Suami diwajibkan menjadi teladan akhlak, hadir secara emosional, dan memberikan perhatian kepada keluarganya. Dedi menegaskan bahwa kepemimpinan suami dalam Islam berlandaskan kasih sayang dan tanggung jawab, bukan dominasi.

- Peran Istri
Di sisi lain, istri memegang peranan strategis dalam menjaga kenyamanan rumah, membangun suasana harmonis, dan menghadirkan rasa kasih sayang bagi seluruh anggota keluarga. Peran ini bukan subordinatif, melainkan pelengkap dari peran suami.
“Peran ini sifatnya melengkapi, bukan meniadakan. Dengan pemahaman ini, keluarga akan berjalan seimbang,” tegas Dedi.
Kegiatan penyuluhan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari warga dan jamaah Musala Al Kautsar. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar dinamika rumah tangga modern, mulai dari manajemen emosi hingga cara membangun komunikasi efektif antara pasangan.
Melalui kegiatan ini, KUA Jalaksana berharap masyarakat semakin memahami bahwa keluarga sakinah bukan hanya konsep ideal, tetapi sesuatu yang dapat diwujudkan melalui praktik nyata: kerja sama, komunikasi, dan saling mendukung dalam peran masing-masing.
Penyuluhan semacam ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan ketahanan keluarga, terutama di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang semakin kompleks.***












Tinggalkan Balasan