VOXPOPULI.CO.ID – Artis Nasional sekaligus Dewan Kebudayaan Kuningan Ence Bagus membagikan kesan mendalam setelah menjalani proses syuting di kawasan wisata Talaga Remis, Kabupaten Kuningan, bersama rekan sesama komedian, Arief Didu.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minggu (05/07), Ence mengaku merasakan perasaan campur aduk. Di satu sisi ia bangga karena Kuningan memiliki panorama alam yang indah dan layak dijadikan lokasi pengambilan gambar film. Namun di sisi lain, ia menyayangkan kondisi Talaga Remis yang menurutnya belum dikelola secara maksimal.

Dalam unggahannya, Ence menilai potensi wisata Kuningan sangat besar. Ia bahkan meyakini Talaga Remis bisa menjadi salah satu destinasi unggulan apabila penataannya dilakukan secara serius.

“Senang sekaligus sedih. Senang karena ternyata Kuningan punya tempat yang bagus untuk dijadikan lokasi syuting. Sedih lihat potensinya yang menurut saya kurang maksimal. Saya yakin potensinya bisa dimaksimalkan sebagai objek wisata unggulan,” tulis Ence Bagus.

Sorotan Ence terutama tertuju pada kondisi kawasan Talaga Remis yang tampak dipenuhi tanaman liar di sejumlah sisi perairan. Menurutnya, vegetasi yang tumbuh tidak terkendali tersebut mengurangi keindahan panorama dan estetika danau, terlebih ketika lokasi itu dijadikan latar pengambilan gambar sebuah film.

Hal senada juga dirasakan oleh Arief Didu yang ikut dalam proses syuting. Pelawak senior itu mengaku takjub melihat keindahan alam Kuningan, khususnya Talaga Remis.

Namun dengan gaya khas komedi, Arief Didu melontarkan celetukan, “Sayangnya banyak jalan-jalan kecil… gang-gang.” kelakarnya.

Ucapan tersebut merupakan kiasan terhadap banyaknya tanaman liar yang menutupi keindahan Talaga Remis.

Unggahan Ence Bagus mendapat beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang berharap Talaga Remis mendapat penataan lebih baik mengingat potensinya sebagai destinasi wisata dan lokasi syuting sangat besar.

Kritik yang disampaikan Ence Bagus dan Arief Didu dinilai sebagai masukan konstruktif agar Talaga Remis semakin layak menjadi ikon wisata alam Kabupaten Kuningan.***