KUNINGAN,(VOX) – Warga Kampung Pahing, Desa Nusaherang, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, dibuat panik dengan kemunculan dua ekor biawak yang bersarang di atap plafon rumah milik seorang ibu rumah tangga, Selasa (14/4/2026) malam.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 16.00 WIB, saat pemilik rumah, Ibu Tati, menyadari adanya biawak di bagian atap rumahnya. Keberadaan hewan tersebut bahkan menyebabkan sejumlah bagian plafon rumah jebol dan rusak.

Karena biawak tidak kunjung keluar hingga malam hari dan dikhawatirkan membahayakan penghuni rumah, pelapor bernama Putri akhirnya menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan pada pukul 21.50 WIB.

Petugas dari UPT Pemadam Kebakaran langsung bergerak cepat. Tim berangkat pukul 22.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.10 WIB untuk melakukan proses evakuasi.

Proses penanganan tidak berjalan mudah. Petugas harus berjibaku selama kurang lebih dua jam untuk menangkap biawak yang terus berpindah tempat di dalam plafon rumah yang sempit.

Bahkan, petugas terpaksa membuka beberapa bagian atap plafon untuk mempermudah proses penangkapan.

Akhirnya, dua ekor biawak berhasil dievakuasi oleh empat anggota piket Regu 3 menggunakan kendaraan dinas rescue.

Adapun dua biawak yang berhasil ditangkap memiliki ukuran cukup besar, yakni sepanjang 1 meter dengan berat sekitar 6 kilogram, serta satu lainnya sepanjang 1,5 meter dengan berat mencapai 10 kilogram.

Diduga, kedua biawak tersebut berasal dari aliran sungai yang berada di belakang rumah warga.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil cukup dirasakan pemilik rumah akibat plafon yang rusak dan berlubang.

Petugas menyebutkan, jika tidak segera ditangani, keberadaan biawak tersebut berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kejadian serupa ke pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat dan aman.***