
KUNINGAN, (VOX) – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kuningan, Ayep Setiawan, yang akrab disapa Bung Adon, mulai menunjukkan langkah progresif meski belum resmi dilantik.
Langkah awal tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran pengurus KNPI Kuningan ke Kejaksaan Negeri Kuningan, Rabu (15/4/2026). Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Yustina Engelin Kalangit.
Dalam pertemuan itu, Adon mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kemitraan strategis dengan institusi kejaksaan guna memperkuat sinergi dalam penegakan hukum, edukasi hukum, serta pemberantasan korupsi di kalangan pemuda.
“KNPI ingin hadir bukan hanya sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam menciptakan generasi muda yang taat hukum dan berintegritas,” ujar Adon.
Melalui kolaborasi ini, KNPI bersama kejaksaan akan mendorong berbagai program edukatif, seperti penyuluhan hukum, sosialisasi anti korupsi, hingga pelibatan pemuda dalam pengawasan sosial terhadap potensi pelanggaran hukum di daerah.

Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai menunjukkan keseriusan dalam membangun organisasi kepemudaan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menariknya, meskipun belum dilantik secara resmi, Adon telah mulai menggerakkan roda organisasi dan membangun komunikasi lintas sektor. Ia memastikan bahwa pelantikan pengurus DPD KNPI Kabupaten Kuningan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“InsyaAllah dalam waktu dekat pelantikan akan dilaksanakan. Tapi kerja-kerja organisasi harus sudah mulai dari sekarang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kuningan, Yustina Engelin Kalangit turut memberikan dukungan terhadap kepemimpinan baru KNPI.
“Kami dari Kejari Kuningan mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua KNPI Kabupaten Kuningan. Diharapkan ke depannya KNPI dapat mengembangkan program-program yang bersifat edukatif dan inovatif, serta melahirkan gagasan baru untuk menciptakan pemuda yang berdaya saing dan mandiri,” ujar Kajari.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua KNPI hadir didampingi calon KSB, calon wakil ketua bidang hukum, serta wakil ketua bidang komunikasi publik dan strategis.
Sedangkan Kajari Kuningan didampingi oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kuningan, Brian Kukuh Mediarto.
Kolaborasi ini dinilai penting dalam memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan sekaligus kontrol sosial dalam pembangunan daerah. Dengan pemahaman hukum yang baik, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif dan kritis.***









Tinggalkan Balasan