
VOXPOPULI.CO.ID— Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan tidak hanya menjalankan aktivitas politik. PAN Kuningan juga menyiapkan sejumlah program yang menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari petani muda, pelaku UMKM, santri, pemuda hingga kebutuhan pangan.
Ketua DPD PAN Kabupaten Kuningan, H. Udin Kusnedi, mengatakan program-program tersebut disiapkan sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi sekaligus memperoleh akses terhadap kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan di tingkat lokal.
Sejumlah program yang disiapkan PAN Kuningan antara lain Tani Muda PAN (TAMPAN), PAN UMKM Wisata, Santri dan Pemuda PAN (SAMPAN), serta PanSar Murah atau pasar murah.
“Ini menjadi wadah untuk masyarakat Kabupaten Kuningan. Ada Tani Muda PAN, PAN UMKM Wisata, Santri dan Pemuda PAN, serta PanSar Murah,” kata Udin, Minggu (20/9/2026).
Salah satu program PAN Kuningan adalah Tani Muda PAN atau TAMPAN. Program tersebut diarahkan sebagai wadah bagi generasi muda yang bergerak di sektor pertanian.

Melalui TAMPAN, PAN Kuningan ingin membuka ruang bagi anak muda yang memiliki ketertarikan maupun aktivitas di bidang pertanian untuk berinteraksi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Program ini menjadi salah satu bagian dari upaya PAN Kuningan menyasar sektor masyarakat di luar aktivitas politik.
Selain sektor pertanian, PAN Kuningan juga menyiapkan program PAN UMKM Wisata.
Program tersebut menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus potensi ekonomi yang berkaitan dengan sektor wisata di Kabupaten Kuningan.
Kuningan memiliki berbagai potensi wisata yang dapat berkaitan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, PAN UMKM Wisata diarahkan menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk terlibat dalam kegiatan yang menghubungkan UMKM dengan potensi wisata daerah.
Program lainnya adalah Santri dan Pemuda PAN (SAMPAN). Wadah ini ditujukan bagi kalangan santri dan pemuda untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sesuai dengan potensi mereka.
Kehadiran SAMPAN menjadi bagian dari upaya PAN Kuningan memperluas ruang interaksi dengan kelompok muda dan kalangan santri di daerah.
Sementara itu, PanSar Murah atau pasar murah diarahkan untuk menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Udin mengatakan pasar murah menjadi bagian dari perhatian PAN Kuningan terhadap persoalan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat.
“Harapannya tentu program-program ini bisa memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Udin menegaskan berbagai program tersebut merupakan wadah bagi masyarakat Kabupaten Kuningan untuk berpartisipasi dan mengembangkan potensi di berbagai sektor.
Mulai dari pertanian, UMKM, wisata, kepemudaan, santri hingga kebutuhan pangan menjadi bidang yang disentuh melalui program-program tersebut.
“PAN bukan hanya berbicara soal politik. Kita juga ingin hadir melalui kegiatan yang bisa menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkembang dan mendapatkan manfaat,” kata Udin.
Dengan berbagai program tersebut, PAN Kuningan berupaya membangun ruang interaksi yang lebih luas dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan dengan kebutuhan dan potensi di tingkat lokal. (Ugi)












Tinggalkan Balasan