VOXPOPULI.CO.ID – Jembatan Garuda yang berada di Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan resmi dioperasikan pada Kamis (30/7/2026). Jembatan yang menghubungkan Dusun Sangareal dan Dusun Dayeuh tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta memperlancar aktivitas masyarakat.

Peresmian berlangsung di Dusun Dayeuh RT 01 RW 01, Desa Cibuntu. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, S.IP., M.Si., M.Sc., Camat Cigandamekar Iman Firmansyah, S.STP., M.Si., Pasiter Kodim 0615/Kuningan Kapten Inf Nandang Hendarsyah, Sekretaris Kecamatan Cigandamekar Acep Trisna, Kepala Desa Cibuntu Jajang Rojah Walikyuwono, Ketua BPD Abdul Rojak, Bhabinkamtibmas Desa Cibuntu Aipda Iwit, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Cigandamekar Iman Firmansyah mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah memilih Desa Cibuntu sebagai lokasi Program Pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, dari banyaknya kecamatan yang mengajukan usulan, Desa Cibuntu menjadi salah satu wilayah yang mendapat kesempatan memperoleh pembangunan jembatan.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat karena menghubungkan Dusun Sangareal dan Dusun Dayeuh. Sebelumnya memang telah ada jembatan di lokasi tersebut, namun kondisinya sudah rusak dan dinilai tidak lagi layak digunakan sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan warga.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Cigandamekar dan masyarakat Desa Cibuntu kami mengucapkan terima kasih. Kami sangat bersyukur atas pembangunan jembatan ini dan mendoakan semoga jajaran Kodim 0615/Kuningan selalu diberikan perlindungan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V Tahun 2026 merupakan bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa semangat gotong royong, kolaborasi, dan kebersamaan akan selalu menghasilkan manfaat yang besar bagi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, Jembatan Garuda yang diresmikan memiliki panjang 12 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3 meter. Keberadaan jembatan tersebut akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Selain itu, akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga berbagai kegiatan sosial masyarakat kini menjadi lebih cepat, mudah, dan aman.

Dandim menegaskan Kodim 0615/Kuningan akan terus berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui peran aparat teritorial di lapangan.

Program Pembangunan Jembatan Garuda sendiri merupakan program pemerintah yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat dan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Program ini bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah, memudahkan mobilitas masyarakat, serta mendorong peningkatan perekonomian melalui pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga.***