
KUNINGAN, (VOX) – Ketua KOPRI PC PMII Kabupaten Kuningan periode 2025-2026, Aan Lestari, menyoroti berbagai persoalan perempuan dan anak dalam sambutannya pada acara pelantikan Pengurus Cabang PMII dan KOPRI Kabupaten Kuningan di Pendopo Kabupaten Kuningan, Sabtu (16/05/2026).
Dalam sambutannya, Aan menegaskan bahwa momentum pelantikan bukan hanya sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan bentuk peneguhan komitmen perjuangan kader PMII dan KOPRI.
“Momentum pelantikan KOPRI dan PMII bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, tetapi juga peneguhan komitmen perjuangan,” ujar Aan Lestari di hadapan para tamu undangan dan kader PMII.
Aan mengatakan, saat ini masyarakat masih dihadapkan pada berbagai persoalan sosial yang nyata, khususnya terkait perempuan dan anak.
“Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih terjadi, ruang aman bagi perempuan belum sepenuhnya terwujud, akses pendidikan dan akses kesehatan belum sepenuhnya memiliki kesetaraan yang sama,” katanya.

Menurutnya, tantangan sosial di era sekarang semakin kompleks dan tidak cukup hanya menjadi bahan diskusi semata. Ia menilai seluruh kader KOPRI harus hadir memberikan solusi melalui gerakan nyata di tengah masyarakat.
“Semua ini menjadi isu strategis yang tidak boleh hanya dibicarakan, tetapi harus dijawab melalui gerakan nyata,” lanjutnya.
Aan juga menegaskan KOPRI PMII Kuningan harus menjadi ruang kaderisasi yang progresif sekaligus ruang pemberdayaan perempuan.
“KOPRI harus menjadi ruang kaderisasi yang progresif, ruang pemberdayaan perempuan, sekaligus ruang perjuangan yang mampu melahirkan perempuan-perempuan berdaya, kritis dan berpihak pada kemanusiaan,” ucapnya.
Ia menambahkan, pelantikan pengurus baru bukanlah akhir dari perjalanan organisasi, melainkan awal dari pengabdian dan perjuangan bersama.
“Jabatan bukan tentang posisi, tetapi tentang kesiapan untuk berproses, bertahan dan membersamai perjuangan,” tegas Aan.
Aan berharap kepengurusan yang baru dilantik mampu menjaga solidaritas organisasi, memperkuat gerakan intelektual serta semakin dekat dengan kebutuhan perempuan dan masyarakat di Kabupaten Kuningan.
“Saya berharap kepengurusan yang dilantik hari ini mampu menjaga solidaritas, memperkuat gerakan intelektual serta membawa KOPRI semakin dekat dengan kebutuhan perempuan dan masyarakat di Kabupaten Kuningan,” katanya.
Menutup sambutannya, Aan mengajak seluruh kader untuk terus bergerak bersama dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mari kita bergerak bersama, merawat harapan, dan memastikan bahwa kehadiran KOPRI benar-benar memberi dampak bagi lingkungan sekitar, bagi Kabupaten Kuningan dan bagi kemanusiaan,” pungkasnya.***












Tinggalkan Balasan