KUNINGAN, (VOX) – Komitmen mempercepat pembangunan di Kabupaten Kuningan mendapat dukungan nyata dari bank bjb. Melalui skema Pinjaman Daerah Jangka Menengah, bank bjb resmi menyalurkan pembiayaan sebesar Rp74 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan akad kredit antara bank bjb Cabang Kuningan dan Pemkab Kuningan, yang turut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, Wakil Bupati Tuti Andriani, SH., M.Kn, Pj. Sekda Dr. Wahyu Hidayah, M.Si, Kepala BPKAD Deden Kurniawan, serta jajaran manajemen bank bjb.

Bupati Dian menyebut, sinergi ini sejalan dengan visi “Kuningan Melesat”, yakni mempercepat pembangunan berkeadilan melalui penguatan infrastruktur dan pelayanan publik.

“Dana pinjaman ini diarahkan untuk kebutuhan strategis, seperti pembangunan fasilitas publik, peningkatan akses jalan, serta penguatan sarana ekonomi lokal. Manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Dian.

Dorong Tata Kelola Keuangan Daerah yang SehatPinjaman Rp74 miliar ini dirancang dengan mekanisme transparan sesuai regulasi Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri. Bagi Pemkab Kuningan, fasilitas pembiayaan ini bukan hanya menjaga stabilitas fiskal, tetapi juga memastikan kelancaran program prioritas daerah.

Selain dukungan pembangunan, bank bjb juga terus memperluas layanan perbankan bagi ASN dan masyarakat Kuningan, mulai dari tabungan, deposito, kredit ASN, pinjaman UMKM, hingga digital banking.

Aset Ekonomi Daerah Bupati Dian menegaskan bahwa bank bjb adalah bank milik masyarakat Jawa Barat dan Banten. Karena itu, keuntungan bank akan kembali ke daerah melalui dividen dan program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Keberadaan bank bjb bukan hanya mitra keuangan, tetapi juga aset ekonomi yang memberi manfaat berkelanjutan,” tambahnya.

Komitmen Jangka Panjang Bagi bank bjb, kolaborasi dengan Pemkab Kuningan menjadi bagian dari strategi memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah. Ke depan, bank bjb akan terus memperluas kerja sama serupa di Jawa Barat dan Banten untuk mendorong pembangunan inklusif dan produktif.

Dengan suntikan dana Rp74 miliar ini, Pemkab Kuningan optimistis pembangunan daerah bisa lebih cepat dan masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya.***

Deskripsi Iklan Anda