
KUNINGAN,(VOX) – Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri. Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari gerakan kebersihan massal, pengendalian harga bahan pokok, hingga percepatan perbaikan infrastruktur jalan.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar saat di wawancarai oleh awak media seusai menghadiri acara apel gelar pasukan operasi ketupat lodaya 2026 di polres kuningan,kamis (12/03/2026),menyampaikan, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah Gerakan Korve Massal yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan kerja bakti tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat dengan melibatkan aparat desa, kelurahan, dinas, hingga warga.
“Kita akan melakukan Gerakan Korve Massal. Seluruh aparat desa, lurah, dinas, instansi, dan masyarakat akan kerja bakti, terutama di jalan-jalan yang dilalui arus mudik serta masjid-masjid yang digunakan untuk pelaksanaan shalat Idulfitri,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Kuningan juga melakukan pemantauan ketat terhadap inflasi daerah menjelang hari raya. Langkah yang ditempuh di antaranya melalui program Gerakan Pangan Murah dan Operasi Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau masyarakat meski biasanya terjadi kenaikan menjelang Lebaran.

“Kita pastikan kenaikan harga, kalaupun ada, masih dalam batas toleransi dan tetap bisa dijangkau masyarakat,” katanya.
Tak hanya soal pangan, pemerintah daerah juga terus memonitor ketersediaan pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang.
Di sektor infrastruktur, Pemkab Kuningan tengah mempercepat perbaikan jalan di berbagai wilayah. Tercatat sedikitnya 120 ruas jalan sedang diperbaiki guna mendukung kelancaran arus mudik.Namun demikian, proses perbaikan tersebut kerap terkendala faktor cuaca.
“Pagi dan siang kita perbaiki, sorenya hujan deras. Sampah yang menumpuk di drainase akhirnya keluar semua. Karena itu kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, keberhasilan menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Bupati Kuningan menyampaikan ucapan selamat datang kepada para pemudik yang akan pulang ke kampung halaman.
“Selamat datang di Kabupaten Kuningan bagi para pemudik. Laksanakan Lebaran dengan penuh hidmat, tidak perlu berlebihan, dan tetap jaga keamanan serta kondusivitas,” pungkasnya.
Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, ia juga menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1447 Hijriah serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.***









Tinggalkan Balasan