KUNINGAN(VOX) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) KI menggelar edukasi anti-bullying di Sanggar Bimbingan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan perundungan serta penguatan pendidikan karakter siswa sejak usia dini.

Program edukasi tersebut difokuskan pada peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta menumbuhkan empati dalam kehidupan sosial di lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi melalui metode interaktif, mulai dari pemaparan materi, diskusi kelompok, pemutaran video edukatif, hingga simulasi sederhana mengenai dampak negatif bullying. Pendekatan ini dilakukan untuk memudahkan siswa memahami konsekuensi perilaku perundungan secara langsung.

Perwakilan KKN KI, Rahma Ayu Fauziyah, mengatakan edukasi anti-bullying merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter siswa.

“Penanaman nilai toleransi, saling menghormati, dan kepedulian sosial perlu dilakukan sejak dini agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Pihak Sanggar Bimbingan mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai membantu memperkuat program pendidikan karakter di lingkungan belajar. Guru pendamping menyebut edukasi ini memberi pemahaman konkret kepada siswa mengenai dampak bullying serta langkah pencegahannya.

Selain penyampaian materi, siswa juga didorong untuk berani melaporkan jika melihat atau mengalami tindakan perundungan, serta membangun budaya saling mendukung di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta bebas dari praktik perundungan, sejalan dengan penguatan pendidikan karakter di tingkat satuan pendidikan.Mahasiswa KKN KI Gelar Edukasi Anti-Bullying di Sanggar Bimbingan Kuningan.***