
KUNINGAN (VOX) – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pendidikan Sosial dan Teknologi (BEM FPST) Universitas Muhammadiyah Kuningan secara resmi membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “BEM FPST Mengabdi: Transformasi Desa Berdaya dan Berkelanjutan”, sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa berbasis pemberdayaan dan keberlanjutan.
Pembukaan kegiatan dihadiri perangkat Desa Kertayasa serta unsur kampus, di antaranya Dekan Fakultas Pendidikan Sosial dan Teknologi, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta Kepala Desa Kertayasa.
Ketua Pelaksana PKM, Husni Mubarok, menyampaikan bahwa kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026, dengan berbagai program unggulan yang telah disiapkan.
Program tersebut meliputi seminar ekonomi syariah, pendampingan pembuatan sertifikat halal bagi UMKM, penanaman 20 bibit pohon, lomba sosial dan keagamaan, program Kertayasa Mengaji, penyaluran buku untuk pojok baca, hingga pelaksanaan Germas (Gerakan Masyarakat Sehat).

Ketua Umum BEM FPST, Izzatun Nawawi, menegaskan bahwa PKM ini merupakan implementasi langsung dari slogan BEM FPST yaitu “Bergerak, Serentak, Berdampak.”
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa mampu bergerak bersama, serentak, dan memberikan dampak nyata, tidak hanya di dalam kampus, tetapi juga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dekan Fakultas Pendidikan Sosial dan Teknologi UM Kuningan, Dr. Boby Agustan, M.Pd., menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret mahasiswa dalam menjalankan peran sosial di era digitalisasi, khususnya dalam meningkatkan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat dan lingkungan.
Sementara itu, Kepala Desa Kertayasa, Arif Amarudin, S.Sos.I., M.A.P., menyambut positif kehadiran mahasiswa. Ia menyebut kegiatan tersebut selaras dengan implementasi Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Ia berharap sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendorong kemajuan desa.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan tercipta kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan masyarakat desa dalam mewujudkan desa yang mandiri, berdaya, dan berorientasi pada kemajuan bersama.***












Tinggalkan Balasan