KUNINGAN, (VOX) – Sebanyak 150 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi memasuki masa purna tugas pada periode Juli hingga September 2026. Pelepasan para aparatur tersebut berlangsung penuh haru di Aula Graha Sajati 1 UPTD Pengelola Fasilitasi Pengembangan SDM BKPSDM Kabupaten Kuningan, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan itu menjadi momen penghormatan bagi para ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah. Satu per satu penerima Surat Keputusan (SK) pensiun tampak didampingi keluarga saat mengikuti prosesi pelepasan.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para aparatur selama menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

“Menjadi PNS bukan sekadar hadir dan mengisi daftar hadir, tetapi tentang kesetiaan pada tugas dan keikhlasan menjalankan amanah negara,” ujar Dian.

Menurutnya, masa pensiun bukan akhir dari pengabdian seorang ASN. Pengalaman dan nilai keteladanan yang telah dibangun selama bertugas tetap memiliki manfaat bagi keluarga maupun lingkungan masyarakat.

“Pengabdian tidak pernah pensiun, yang berubah hanya bentuknya,” katanya.

Dian juga mengajak para calon purna bakti untuk menikmati masa transisi dengan penuh rasa syukur serta tetap produktif di tengah kehidupan baru bersama keluarga.

Sementara itu, berdasarkan laporan BKPSDM Kabupaten Kuningan, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun terdiri dari 51 orang per 1 Juli 2026, sebanyak 45 orang per 1 Agustus 2026, dan 54 orang per 1 September 2026.

Mayoritas penerima SK berasal dari jabatan fungsional dengan jumlah 116 orang. Sisanya berasal dari jabatan pelaksana sebanyak 26 orang serta jabatan administrator dan pengawas masing-masing empat orang.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga memperkenalkan inovasi pelayanan PULPEN-PNS atau Paket Untuk Layanan Pensiunan PNS. Program hasil kolaborasi BKPSDM dan Disdukcapil itu memudahkan pensiunan dalam memperbarui dokumen administrasi kependudukan seperti KTP elektronik dan Kartu Keluarga.

Acara ditutup dengan penyerahan SK pensiun secara simbolis kepada perwakilan ASN purna bakti. Suasana hangat terlihat saat keluarga dan rekan kerja memberikan pelukan serta doa kepada para aparatur yang telah menuntaskan perjalanan panjang pengabdian mereka.***