
KUNINGAN, (VOX) – Ribuan kader Pemuda Pancasila (PP) bersama Srikandi PP memadati Pandapa Paramarta Kuningan, Sabtu (1/11/2025), dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Pemuda Pancasila. Pemandangan lautan oranye-hitam sejak pagi menjadi simbol kuat semangat soliditas, gotong royong, dan pengabdian sosial para kader terhadap masyarakat.
Kegiatan bertajuk “Gebyar HUT Pemuda Pancasila” ini menghadirkan beragam aksi sosial dan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Mulai dari khitanan massal untuk 30 anak, santunan bagi 275 anak yatim, donor darah, pasar murah, senam massal, hingga pembagian bibit pohon dan benih ikan.
Selain itu, layanan publik gratis dari Disdukcapil dan Dinas Sosial Kabupaten Kuningan turut menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang datang sejak pagi hingga sore hari.
Ketua Panitia, H. Dimas, menegaskan bahwa semangat kegiatan ini lahir dari keinginan kader PP untuk selalu dekat dengan rakyat.
“Kegiatan ini dari kita untuk masyarakat. Pemuda Pancasila ingin berbagi, mengabdi, dan menumbuhkan kepekaan sosial. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto, terutama di bidang ketahanan pangan dan Asta Cita nasional,” ujarnya.

Dimas juga menekankan bahwa PP bukan sekadar organisasi, tetapi gerakan sosial yang berperan aktif dalam memperkuat sendi-sendi kehidupan masyarakat.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan, Harnida Darius, S.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga nasionalisme dan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila.
“Tema tahun ini adalah Pemuda Pancasila Tangguh, Mengabdi untuk Negeri. Seluruh kader harus siap menyongsong Generasi Emas 2045 dengan semangat pengabdian tanpa henti,” ujarnya.
Menurut Harnida, kegiatan sosial dan penguatan ketahanan pangan merupakan bentuk nyata kontribusi PP terhadap pembangunan daerah sekaligus menjaga nilai-nilai luhur bangsa di tengah tantangan global.
Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, yang hadir mewakili Pemerintah Daerah, menyampaikan apresiasi atas kiprah PP sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Pemuda Pancasila harus menjadi garda terdepan ketahanan pangan dan pengawal Asta Cita Presiden Prabowo. Mari bersama jadikan Jawa Barat istimewa dan Kuningan melesat,” ungkapnya.
Tuti juga menilai kegiatan PP sejalan dengan visi Kabupaten Kuningan dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.
Puncak acara berlangsung saat H. Rokhmat Ardiyan, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, naik ke podium dan menyampaikan orasi kebangsaan yang membakar semangat ribuan kader.
“Pemuda Pancasila adalah benteng ideologi bangsa. Saya bangga melihat kader PP yang tetap konsisten menjaga NKRI dan mengabdi untuk rakyat,” tegasnya.
Tak hanya berorasi, Rokhmat Ardiyan juga turut mencoba jalur motor bersama peserta lain. Jika Wakil Bupati dibonceng, HRA memilih mengendarai motor sendiri—menunjukkan kecintaannya terhadap dunia otomotif yang disebutnya sebagai “ruh perjuangan dan kebebasan.”
Perayaan HUT ke-66 Pemuda Pancasila di Kuningan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi momentum refleksi atas peran organisasi dalam memperkuat karakter bangsa.
Melalui aksi sosial, edukasi, dan kemitraan dengan pemerintah, PP Kuningan menegaskan jati dirinya sebagai organisasi pengabdian yang berakar kuat di tengah masyarakat.












Tinggalkan Balasan