
VOXPOPULI.CO.ID Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan (UNISA) bersama Polres Kuningan menyalurkan 8.000 liter air bersih kepada warga Desa Kalimati, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di tengah tantangan ketersediaan air yang masih dirasakan sebagian masyarakat, penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara mahasiswa, kepolisian, dan masyarakat.
Bagi BEM UNISA, penyaluran air bersih ini menjadi bagian dari peran mahasiswa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa tidak hanya dituntut kritis dalam menyikapi berbagai persoalan sosial, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan solusi dan memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan tersebut, BEM UNISA berupaya menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Bantuan air bersih juga menjadi pengingat pentingnya perhatian bersama terhadap persoalan yang berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Kerja sama antara BEM UNISA dan Polres Kuningan memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merespons persoalan sosial dan kemanusiaan.
Sinergi antara kalangan mahasiswa dan institusi kepolisian diharapkan tidak hanya berlangsung dalam kegiatan penyaluran bantuan, tetapi juga dapat dikembangkan melalui berbagai program kemanusiaan lainnya.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan kepedulian sosial sekaligus mendorong lebih banyak pihak terlibat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran 8.000 liter air bersih kepada warga Desa Kalimati juga menegaskan pentingnya upaya berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Bantuan darurat dapat membantu warga ketika menghadapi keterbatasan pasokan air. Namun, upaya jangka panjang tetap diperlukan agar masyarakat dapat memperoleh akses air bersih secara layak, merata, dan berkesinambungan.
Karena itu, perhatian dari berbagai pihak diperlukan untuk mendorong solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah setempat.
Pemenuhan akses air bersih tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan, kebersihan, dan kualitas hidup warga.
BEM UNISA berharap kegiatan penyaluran air bersih ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Kalimati sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak sebatas menjalankan program kerja organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjawab persoalan nyata yang dihadapi warga.
Melalui kegiatan ini, BEM UNISA menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi melalui aksi nyata, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, serta mendorong kepedulian terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.
Penyaluran bantuan air bersih bersama Polres Kuningan diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus menginspirasi gerakan sosial yang berkelanjutan di Kabupaten Kuningan.
(UGI)









Tinggalkan Balasan