
VOXPOPULI.CO.ID_Malam puncak sekaligus penutupan rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Dusun 1 Buniaga, Desa Buniasih, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, berlangsung meriah dan penuh khidmat, Sabtu malam, 19 September 2026.
Kegiatan yang digelar oleh Ikatan Pelajar Mahasiswa (IPMA) Dusun 1 Buniaga tersebut dihadiri puluhan masyarakat Dusun 1 Buniaga. Sejumlah warga dari Dusun 2 juga turut hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian acara.
Malam puncak Maulid Nabi tersebut menjadi penutup kegiatan keagamaan dan perlombaan yang telah dilaksanakan selama dua hari, yakni Jumat dan Sabtu, 18–19 September 2026.
Rangkaian Penutupan Maulid Nabi Berlangsung Khidmat
Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari sejumlah pihak. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tahlil serta pembacaan sholawat bersama grup hadroh yang dipimpin oleh Kasepuhan Desa Buniasih, KH. Sholeh Rahmat.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan, pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan, doa penutup, serta ramah tamah.
Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Ahmad Novaldi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, tokoh agama, pemerintah desa, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Menurut Ahmad, peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan tahunan atau seremonial semata.
Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana untuk mengingat perjuangan, kesabaran, kasih sayang, dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
“Jangan hanya meriah dalam membaca sholawat, tetapi juga meriah dalam beramal. Jangan hanya indah dalam menceritakan kisah Nabi, tetapi juga indah dalam perbuatan. Jangan hanya mengaku sebagai umatnya, tetapi harus mau mengikuti akhlaknya,” ujar Ahmad Novaldi.
Ahmad juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dalam pelayanan, sikap, maupun hal lainnya.
“Kami atas nama seluruh panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat perkataan, sikap, atau pelayanan yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” ungkapnya.
Kades Buniasih Apresiasi Kekompakan Masyarakat
Kepala Desa Buniasih, Carka Abdul Halim, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Dusun 1 Buniaga.
Ia mengaku terkesan dengan kemeriahan dan konsep kegiatan yang dinilainya melampaui harapan, terlebih kegiatan tersebut diselenggarakan dengan keterbatasan anggaran.
“Saya pribadi benar-benar mengapresiasi kegiatan ini. Terus terang, saya tidak menyangka acara ini bisa semeriah dan sebagus ini. Ternyata masyarakat Desa Buniasih, khususnya Dusun 1 Buniaga, memiliki banyak bakat dan potensi luar biasa yang selama ini belum semuanya terlihat,” tutur Carka Abdul Halim.
Menurut Carka, rangkaian perlombaan yang melibatkan peserta mulai dari anak usia dini hingga orang dewasa menjadi salah satu bukti kekompakan sekaligus potensi masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak dan masyarakat untuk mengembangkan bakat serta kreativitas.
Ia berharap kegiatan keagamaan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan sinergi yang semakin kuat antara masyarakat, DKM, pemuda, dan pemerintah desa.
“Pemerintah desa tentu merasa terbantu dengan kegiatan seperti ini, karena pembinaan keagamaan dan pendidikan generasi muda juga merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Mudah-mudahan ke depan sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa semakin baik untuk memajukan Desa Buniasih,” jelasnya.
Kades Ingatkan Warga Waspada Musim Kemarau
Dalam kesempatan tersebut, Carka Abdul Halim juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang.
Ia mengimbau warga menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar guna mencegah berbagai kejadian yang tidak diinginkan.
Carka turut menyampaikan permohonan maaf apabila dukungan anggaran pemerintah desa untuk kegiatan tersebut masih terbatas. Menurutnya, anggaran desa harus dialokasikan untuk berbagai program dan kebutuhan pembangunan lainnya.
DKM: Maulid Nabi Momentum Meneladani Rasulullah
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Ustaz Abdul Ropik.
Ia menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bagian dari agenda keagamaan yang diselenggarakan DKM bersama masyarakat sebagai bentuk penghormatan dan upaya memuliakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Pemberian hadiah kepada para pemenang perlombaan, kata Abdul Ropik, merupakan bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar anak-anak dan masyarakat semakin bersemangat mengikuti kegiatan keagamaan.
Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya berkaitan dengan kemeriahan acara.
Lebih dari itu, masyarakat diharapkan dapat memahami serta menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Tahlilan dan Pembacaan Juara Tutup Rangkaian Acara
Setelah seluruh sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan tahlilan yang dipimpin langsung oleh KH. Sholeh Rahmat.
Acara kemudian diteruskan dengan pembacaan nama-nama juara berbagai perlombaan yang telah digelar selama rangkaian kegiatan Maulid Nabi.
Seluruh rangkaian malam puncak kemudian ditutup dengan doa yang kembali dipimpin oleh KH. Sholeh Rahmat.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang acara. Puluhan warga Dusun 1 Buniaga dan sejumlah warga Dusun 2 mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Maulid Nabi 1448 H Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi
Pelaksanaan malam puncak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Buniaga menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari.
Panitia berharap semangat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berhenti setelah acara selesai.
Nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan keimanan, kepedulian sosial, silaturahmi, serta keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan adanya semangat kebersamaan masyarakat Dusun 1 Buniaga dalam menghidupkan kegiatan keagamaan dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi secara aktif. (Ugi)









Tinggalkan Balasan