KUNINGAN, (VOX) – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) dan Pengurus Cabang Korps PMII Putri (KOPRI) Kabupaten Kuningan periode 2025-2026 resmi dilantik dalam kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kuningan, Sabtu (16/05/2026).

Pelantikan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kepemudaan, alumni PMII hingga tamu undangan lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya perwakilan Bupati Kuningan, Dandim 0615 Kuningan, Kapolres Kuningan, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuningan H. Ujang Kosasih, M.Si., Ketua KNPI Kuningan Ayep Setiawan, Ketua PKC PMII Jawa Barat Rusli Hermawan, Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulan Sari AS, hingga para senior dan alumni PMII Kabupaten Kuningan.

Dalam pelantikan tersebut, Rizal Nurfahrozy resmi menjabat sebagai Ketua Umum PC PMII Kabupaten Kuningan periode 2025-2026 didampingi Reza Adiansyah sebagai Wakil Ketua Umum, Ihab Sihabudin sebagai Sekretaris dan Syahrul Mukarom sebagai Bendahara.

Sementara itu, kepengurusan KOPRI PC PMII Kabupaten Kuningan dipimpin oleh Aan Lestari sebagai Ketua Umum, dengan Listia sebagai Sekretaris dan Istifani sebagai Bendahara.

Rangkaian kegiatan pelantikan berlangsung khidmat dan meriah dengan berbagai agenda mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars dan Hymne PMII, prosesi pelantikan, sambutan tokoh-tokoh PMII hingga launching website dan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU.

PMII Cabang Kuningan juga melakukan penandatanganan MoU bersama STAI Kuningan, sedangkan KOPRI PMII Kuningan menjalin kerja sama dengan Bawaslu Kabupaten Kuningan.

Ketua PC PMII Kabupaten Kuningan yang baru dilantik, Rizal Nurfahrozy, mengatakan kepengurusannya akan fokus pada penguatan kaderisasi, transformasi digital dan pengembangan ekonomi organisasi.

“Karena organisasi kaderisasi, maka fokus pertama kami adalah kemandirian kaderisasi. Hari ini kader harus terus dibentuk menjadi kader yang aktif, adaptif dan terarah,” ujar Rizal usai pelantikan.

Selain itu, Rizal menegaskan PMII Kuningan juga akan mendorong transformasi digital di tubuh organisasi agar kader lebih siap menghadapi perkembangan teknologi.

“Hari ini mahasiswa harus terus melek terhadap digitalisasi. Dalam organisasi, administrasi, gerakan maupun intelektual, kita harus terus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi,” katanya.

Tak hanya itu, PMII Kuningan juga mulai menaruh perhatian serius pada penguatan ekonomi organisasi dan kader melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Pondasi utama dalam berorganisasi yaitu tatanan ekonomi. Maka kami akan terus berkolaborasi dengan alumni, pemerintah dan elemen masyarakat untuk membangun ekonomi organisasi maupun ekonomi Kabupaten Kuningan,” lanjutnya.

Rizal juga mencontohkan salah satu produk kader PMII yang mulai dikembangkan yakni “Rumasa Kopi”, usaha kopi yang seluruh prosesnya dikelola kader PMII.

“Itu merupakan salah satu produk PMII yang dari mulai diracik sampai menjadi kopi merupakan hasil kader PMII,” ucapnya.

Terkait arah gerakan organisasi ke depan, Rizal memastikan PMII tetap akan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah, namun juga siap ikut terlibat dalam pembangunan daerah.

“Kita masih tetap berpegang teguh pada gerakan, baik gerakan jalanan, intelektual, diskusi maupun audiensi. Tapi untuk menyalakan perubahan Kabupaten Kuningan, tidak hanya mengkritik pemerintah, melainkan juga membantu pembangunan di Kabupaten Kuningan,” tegasnya.

Pelantikan tersebut mengusung tema “Merawat Gerakan, Menyalakan Perubahan untuk Kabupaten Kuningan” sebagai semangat baru PMII dalam membangun organisasi yang adaptif dan kolaboratif.***