KUNINGAN, (VOX) – Dewan Pembina PSI Kuningan, Asep Susan Sonjaya atau yang lebih dikenal dengan sebutan Asep Papay, menyampaikan adanya rencana kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke Kabupaten Kuningan.

Rencana tersebut disampaikan setelah jajaran DPD PSI Kuningan melakukan silaturahmi ke kediaman pribadi Jokowi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPP PSI hari Selasa tanggal 21 April 2026 lalu.

“Rencana itu muncul dari beliau saat kami bersilaturahmi ke kediaman beliau,” ujar Asep kepada vox setiba di Kuningan, Jumat (24/04).

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut direncanakan dilakukan setelah struktur Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) PSI di Kuningan rampung sepenuhnya.

Target penyelesaian DPRT disebutkan berada pada bulan Juli. Dengan demikian, agenda kunjungan diperkirakan berlangsung pada Agustus.

“Pak Jokowi menyampaikan akan datang ke Kuningan setelah DPRT selesai,” katanya.

Dalam pembahasan internal, sempat pula muncul wacana kehadiran Wakil Presiden. Namun, hingga saat ini baru Jokowi yang disebut telah memberikan sinyal kuat.

Selain agenda politik, sejumlah opsi kegiatan juga dibahas, seperti kunjungan ke pasar maupun kegiatan sosial yang biasanya menjadi bagian dari agenda lapangan.

PSI Kuningan saat ini tengah mempercepat penyusunan struktur organisasi hingga tingkat ranting, termasuk memastikan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan.

“Keterwakilan perempuan harus ada. Ini bagian dari komitmen partai kami bahkan sampai ke tingkat ranting,” ujar Asep Papay.

Terkait lokasi kegiatan, beberapa opsi mengemuka, namun pihaknya lebih mementingkan kepastian kehadiran sang mantan Presiden tersebut.

Hingga saat ini, jadwal pasti kunjungan tersebut masih dalam tahap perencanaan. Namun agenda ini dipandang penting dalam memperkuat konsolidasi partai di daerah.

Ketika ditanya apakah akan dipertemukan dengan Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan, Asep Papay memastikan hal tersebut.

“Sebagai partai pendukung sudah pasti akan diagendakan, semoga ada sinergi yang baik yang bisa dibawa ke Kabupaten Kuningan, tapi saat ini yang terpenting tugas dari beliau DPRT selesai dahulu.” pungkasnya.