
KUNINGAN, (VOX) – Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari penguatan nilai spiritual dan moral masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Majelis Zikir RI 1 Prabowo RI 1 di Pondok Pesantren Al Basith, Desa Sindangsari, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Jumat malam (16/01).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari ikhtiar membangun ketenangan sosial dan mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. Ia menilai kegiatan zikir dan peringatan hari besar Islam memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan umat dan ketahanan sosial daerah.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Majelis Zikir RI 1 yang telah menyelenggarakan peringatan Isra Miraj ini. Kegiatan ini bukan hanya memperkuat keimanan dan ketakwaan, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah,” ujar Tuti Andriani dalam sambutannya
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Kuningan yang berhalangan hadir karena agenda lain yang tidak dapat diwakilkan. Menurutnya, pesan dan salam hormat dari Bupati Kuningan disampaikan khusus kepada pengasuh pondok pesantren dan seluruh jamaah yang hadir.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan makna Isra Miraj sebagai momentum refleksi bagi umat Islam untuk meneguhkan kembali nilai-nilai salat sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan karakter. Nilai kedisiplinan, kejujuran, keikhlasan, serta tanggung jawab sosial yang terkandung dalam ibadah salat diharapkan mampu diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

“Isra Miraj mengajarkan kepada kita pentingnya keseimbangan antara kekuatan spiritual dan ikhtiar sosial. Melalui salat, kita dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab, yang pada akhirnya berkontribusi dalam menjaga persatuan dan membangun daerah,” katanya.
Dalam sambutannya, ia juga menyinggung sejumlah program keagamaan Pemerintah Kabupaten Kuningan, di antaranya Kuningan Islamic Center yang ditegaskan sebagai milik seluruh masyarakat tanpa diskriminasi, program Salat Subuh Berjamaah, serta gerakan Bersih Bersih Masjid sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual masyarakat.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas daerah, memperkuat gotong royong, serta menyikapi perbedaan dengan kedewasaan demi keutuhan umat dan bangsa.
“Semoga peringatan Isra Miraj ini membawa keberkahan, menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, serta menjadi wasilah terwujudnya Kabupaten Kuningan yang Makmur, Agamis, Jelas, dan Utama,” pungkasnya.***












Tinggalkan Balasan