KUNINGAN, (VOX) – Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letnan Kolonel Inf Hafda Primado, menggelar silaturahmi bersama insan pers dalam suasana hangat namun penuh pesan strategis, Kamis (9/1/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antara TNI dan media dalam mengawal program strategis nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kuningan.

Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan rasa syukur atas kehadiran rekan-rekan media. Ia berharap pertemuan serupa dapat berlangsung secara rutin minimal per triwulan, sebagai ruang pertukaran informasi dan konfirmasi data demi menjaga akurasi pemberitaan.

“Media adalah mitra strategis kami. Tanpa media, pesan pimpinan dan informasi penting kepada masyarakat tak akan tersampaikan dengan cepat dan tepat,” ujar Dandim, seraya menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam penerimaan dan pelayanan.

Dandim juga memperkenalkan diri sebagai putra Minang (orang Minang/Minang Kabau) yang telah bertugas di Kodim Kuningan selama tiga bulan. Ia mengaku betah di Kuningan karena kultur masyarakatnya yang kental dengan kekeluargaan dan kehangatan sosial, jauh berbeda dengan pengalaman sebelumnya di wilayah lain.

Selain membahas peran teritorial, Dandim menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas Koperasi Desa Merah Putih, yang saat ini menjadi salah satu proyek strategis nasional berbasis desa. Baginya, pengawasan koperasi bukan sekadar tugas struktural, melainkan amanah moral yang harus dipertanggungjawabkan.

Kodim 0615/Kuningan sendiri memiliki peran utama dalam pembinaan teritorial guna mendukung pertahanan negara, dengan melibatkan tokoh pemuda, kelompok bina, dan stakeholder daerah. Sinergi ini diarahkan untuk mewujudkan visi daerah “Kuningan Melesat”, melalui kekompakan, pertukaran data, dan kolaborasi lintas sektor.

Pada kesempatan itu, Dandim juga memaparkan sejumlah program nasional yang melibatkan TNI, di antaranya:

Pembentukan Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan di Cilimus, inisiatif Presiden untuk memperkuat kemampuan logistik dan tempur berbasis teritorial, dengan kompi khusus pertanian, peternakan, konstruksi, hingga kesehatan.

Pendampingan swasembada pangan, fokus pada beras untuk kebutuhan internal TNI AD dan jagung untuk Polri.

Keterlibatan dalam pembangunan 1.000+ jembatan di seluruh Indonesia, sebagai dukungan percepatan infrastruktur nasional.

Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih, program ekonomi kerakyatan berbasis desa, dengan PT. Agrinas Pangan Nusantara sebagai representasi pelaksana di lapangan.

Menutup sambutannya, Dandim membuka sesi tanya jawab dan mengimbau agar media selalu melakukan konfirmasi resmi ke Kodim dalam setiap pemberitaan yang menyangkut kegiatan TNI.

“Tugas kami bukan hanya membina wilayah, tetapi juga membangun banyak kawan dan saudara. Silaturahmi adalah kekuatan. Konfirmasi adalah kunci,” tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan singkat antarhadirin, sebagai langkah mempererat hubungan emosional antara TNI dan insan media.***