
VOXPOPULI.CO.ID Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, menyusul terjadinya kebakaran di area bahu jalan yang menghubungkan Desa Karangmangu, Kecamatan Kramatmulya, dengan Nanggerang, Kecamatan Jalaksana.
Tuti Andriani langsung memantau kejadian tersebut setelah menerima laporan dari warga. Ia menyayangkan terjadinya kebakaran, terlebih saat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai masih berlangsung.
Menurutnya, kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat menyebar dan berpotensi mengancam lingkungan maupun keselamatan masyarakat.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di kawasan yang memiliki banyak vegetasi kering dan mudah terbakar.
Wabup Tuti menegaskan bahwa kebiasaan yang dianggap sepele, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan, dapat memicu kebakaran apabila dilakukan tanpa memperhatikan kondisi lingkungan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun yang berpotensi memicu kebakaran lebih besar.
“Jangan membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, atau melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun yang berpotensi memicu kebakaran lebih besar,” demikian imbauan Wabup Tuti kepada masyarakat.
Imbauan tersebut menjadi penting di tengah kondisi cuaca kering dan penanganan karhutla di kawasan Gunung Ciremai yang masih berlangsung.
Masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh kemunculan api, sekecil apa pun, karena kondisi lahan yang kering dapat meningkatkan risiko penjalaran api ke area sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tuti Andriani juga menyampaikan apresiasi kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), jajaran Kepolisian, serta masyarakat yang sigap membantu penanganan kebakaran.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menunjukkan pentingnya kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi potensi bencana.
Penanganan yang cepat, kata dia, diperlukan untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Selain kesiapsiagaan petugas, kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan kebakaran. Langkah sederhana seperti tidak membakar sampah sembarangan, memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, dan segera melaporkan kemunculan api dapat membantu mengurangi risiko kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Kuningan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada selama kondisi lahan masih kering, terlebih ketika penanganan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Ciremai belum sepenuhnya tuntas.
Warga diharapkan turut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api baru.
“Jangan sampai kelalaian kita menimbulkan bencana yang merugikan banyak orang,” menjadi pesan penting bagi masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam menjaga keselamatan bersama.
Kewaspadaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk mencegah kebakaran serupa kembali terjadi. Dengan meningkatkan kesadaran sejak dini, risiko kebakaran yang mengancam lingkungan dan keselamatan warga di Kabupaten Kuningan diharapkan dapat diminimalkan.
(UGI)









Tinggalkan Balasan