
VOXPOPULI.CO.ID – Bencana angin kencang yang melanda Desa Luragung Tonggoh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Senin (2/11/2026), mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan.
Berdasarkan laporan terbaru hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Selasa (3/11/2026), sebanyak 204 unit rumah terdampak bencana tersebut.
Dari jumlah itu, 182 rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan, sementara 22 rumah lainnya mengalami kerusakan sedang.
Data tersebut tercantum dalam laporan pembaruan kaji cepat BPBD Kabupaten Kuningan tertanggal 3 November 2026 pukul 12.00 WIB.
Wilayah terdampak meliputi Dusun Manis, Dusun Puhun, dan Dusun Pahing, Desa Luragung Tonggoh, Kecamatan Luragung.

Berdasarkan kronologi BPBD, bencana terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 15.30 WIB.
Kondisi cuaca ekstrem itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga, terutama bagian atap yang tidak mampu menahan terjangan angin.
Meski kerusakan bangunan cukup banyak, BPBD memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sebelumnya, dalam laporan kaji cepat yang diperbarui pada Selasa (3/11/2026) pukul 20.00 WIB untuk wilayah Dusun Manis, BPBD juga mencatat kerusakan pada sejumlah rumah, garasi, serta pagar pembatas lahan.
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan berat merupakan rumah milik Ondartim (43), warga Dusun Manis RT 02 RW 01. Berdasarkan laporan tersebut, tembok bagian belakang rumah roboh dan kanopi depan terbawa angin.
Kerusakan juga menimpa bangunan rumah dan tempat usaha milik warga lainnya. Atap berbahan spandek maupun genting dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin.
Selain bangunan rumah, pagar pembatas lahan sepanjang sekitar 109 meter dengan tinggi 3 meter dilaporkan ambruk dan menutupi sebagian badan jalan desa.
Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri, PLN, serta BPBD Kabupaten Kuningan untuk melakukan penanganan darurat.
BPBD Kabupaten Kuningan juga mengirimkan tim assessment guna melakukan pendataan dan pemeriksaan langsung terhadap kerusakan yang dialami masyarakat.
Dalam laporan kaji cepatnya, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada musim penghujan.
Adapun kebutuhan darurat yang telah diidentifikasi meliputi perbaikan rumah warga terdampak serta bantuan logistik.
Hingga laporan terbaru disampaikan, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah berawan. Sementara itu, langkah penanganan lanjutan masih akan dikoordinasikan bersama pemerintah desa dan pihak terkait lainnya.
BPBD juga menyatakan proses pendataan dampak bencana masih berlangsung sehingga perkembangan jumlah kerusakan dapat mengalami perubahan berdasarkan hasil assessment di lapangan.












Tinggalkan Balasan