KUNINGAN(VOX) – Seekor ular jenis sanca kembang menggegerkan warga Desa Karang Kamulyan, Kecamatan Ciawigebang, setelah ditemukan berada di dalam kandang ayam milik seorang warga pada Senin pagi, 9 Februari 2026. Kejadian ini langsung dilaporkan ke UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan dan ditangani dengan cepat tanpa menimbulkan korban.

Ular tersebut pertama kali diketahui oleh Yeyen saat hendak memberi makan ayam peliharaannya sekitar pukul enam pagi. Menyadari potensi bahaya, keluarga pemilik kandang segera meminta bantuan. “Begitu dapat laporan, kami langsung bergerak ke lokasi karena ancaman ular di kandang ayam bisa membahayakan warga dan ternak,” ujar salah satu petugas Damkar di lokasi kejadian.

Tim regu piket UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan berangkat pada pukul 06.22 WIB dan tiba di lokasi enam belas menit kemudian. Proses evakuasi berlangsung cepat dan terkendali. Dalam waktu kurang lebih dua belas menit, ular sanca kembang berhasil diamankan dari kandang ayam tanpa perlawanan berarti dan tanpa menimbulkan kerugian materiil maupun korban jiwa.

Penanganan ini dilakukan berdasarkan sejumlah regulasi daerah, termasuk Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 3 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman serta Surat Edaran Bupati Kuningan terkait pencegahan dan penanggulangan bahaya. Petugas memastikan situasi aman sebelum meninggalkan lokasi pada pukul 06.50 WIB.

Pihak UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di area permukiman yang berdekatan dengan lahan terbuka atau kandang ternak. “Jika menemukan situasi berbahaya seperti ini, jangan bertindak sendiri. Segera hubungi petugas agar penanganannya aman dan profesional,” tegas petugas tersebut.

Sebagai informasi, masyarakat yang membutuhkan layanan kebakaran dan penyelamatan dapat menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan di nomor 0232 871113 atau 081322698881. Layanan ini tersedia untuk memastikan keselamatan warga tetap jadi prioritas utama.***