
KUNINGAN, (VOX) – Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah kembali ditunjukkan dalam pengamanan perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Kuningan. Melalui Operasi Lilin 2025, sebanyak 584 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama momentum Nataru.
Kapolres Kuningan Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa Operasi Lilin akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Seluruh personel gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah daerah disiagakan di berbagai titik strategis, termasuk rumah ibadah, jalur lalu lintas utama, serta pos pengamanan.
“Dalam Operasi Lilin ini kami menerjunkan sekitar 584 personel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Seluruh personel siap melaksanakan pengamanan selama 14 hari. Intinya, kita semua sudah sepakat dan bersinergi untuk menjaga Kabupaten Kuningan agar tetap aman dan kondusif. Selamat Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolres Kuningan saat monitoring di Pos Pengamanan Bubulak Desa Cisantana, Rabu (24/12).
Monitoring perayaan Natal 2025 dilakukan langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan pada Rabu malam, 24 Desember 2025, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama unsur Forkopimda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriyani, Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy, Kajari Kuningan Ikhwanul Ridwan Saragih, Ketua Pengadilan Negeri Kuningan Tavia Rahmawati Suki, Ketua Pengadilan Agama Kuningan Drs. H. Harinal, Sekda Kuningan Uu Kusmana, serta jajaran SKPD terkait.
Adapun lokasi monitoring meliputi Gereja Kristen Indonesia di Jalan Siliwangi Kelurahan Purwawinangun, Gereja Katolik Santo Carolus Borromeus Sukamulya, Gereja Katolik Kristus Raja Cigugur, Gereja Katolik Maria Putri Murni Sejati Desa Cisantana, serta Pos Pengamanan Bubulak Cisantana sebagai titik akhir pemantauan.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang sedang menjalankan ibadah Natal. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan serta toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kuningan. “Kehadiran pemerintah, TNI, dan Polri adalah bentuk nyata negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang. Situasi yang aman dan kondusif ini tidak lepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati.
Kegiatan monitoring tersebut dilanjutkan dengan pengecekan kesiapan Pos
Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di berbagai wilayah Kabupaten Kuningan. Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri memastikan seluruh rangkaian pengamanan Nataru berjalan optimal demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif hingga pergantian tahun.
Dengan pengamanan terpadu melalui Operasi Lilin 2025, Kabupaten Kuningan diharapkan tetap menjadi wilayah yang damai, toleran, dan aman bagi seluruh masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru.***









Tinggalkan Balasan